Dispertan Akui Seluruh RPH Belum NKV

  • Whatsapp
BAROMETER: Keberadaan RPH di Sumenep diharapkan menjadi barometer penjamin kualitas hewan.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Dinas Ketahanan Pangan Peternakan (Dispertan) Sumenep, mengakui tidak satupun dari jumlah Rumah Potong Hewan (RPH) yang berada di wilayahnya,  yang mengantongi Nomor Kontrol Veteriner (NKV).

Hal itu sebagaimana disampaikan bahwa oleh Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dispertan Sumenep Zulfa. Menurutnya, keberadaan RPH di wilayahnya belum merata. Dari total 27 kecamatan yang ada, Kabupaten Sumenep hanya memiliki 5 RPH atau jika diprosentasekan jumlah itu hanya 19 persen dari total luas wilayah.

“Untuk RPH di sini ada lima mas, yaitu di Kecamatan Manding, Lenteng, Ganding, Talango, dan yang terakhir RPH di Kecamatan Kota,” katanya, kemarin (13/10)

Ironisnya, Zulfa menuturkan, dari total 5 RPH yang dimiliki, tidak satupun yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) atau NKV. Kendati demikian, pihaknya berharap dalam tahun ini, legalitas RPH secara administratif sudah terjamin.

Tak hanya itu, pihaknya juga berupaya agar jumlah dan kapasitas RPH yang ada terus ditambah, termasuk di daerah-daerah kepulauan keberadaan RPH harus menjadi prioritas perhatian.

“Masih belum ada RPH di Sumenep yang mempunyai NKV,” imbuhnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap menghimbau agar masyarakat tetap menggunakan RPH, yang merupakan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah dalam rangka melakukan pemotongan hewan.

“Walaupun masih belum berstandar NKV seluruh RPH sudah dapat memberikan kepastian terhadap kesehatan dan kualitas daging hewan,” pungkasnya. (ara/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *