Dispertan-KP Sampang Sarankan Penggunaan Pupuk Murah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) KREATIF: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan-KP) Sampang menyarankan agar petani menggunakan pupuk murah hasil fermentasi.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Demi membantu perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menyarankan penggunaan pupuk murah bagi petani. Pupuk tersebut, nantinya bisa dilakukan sendiri oleh petani dengan mencampur pupuk organik dan anorganik. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan-KP) Sampang Suyono, Rabu (14/7/2021).

Menurutnya, melalui campuran itu mampu menghasilkan pupuk banyak dengan harga yang minim. Dengan demikian, bisa membantu penekanan angka modal produksi pertanian. Namun untuk produksinya, tergantung kemauan masyarakat di lapangan. “Kami menyarankan itu, untuk membantu petani mengurangi biaya modal. Mereka bisa mencampur sendiri dengan hasil tetap maksimal,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dikatakan, pupuk campuran dengan harga murah sudah terbukti hasilnya. Bahkan, bisa digunakan untuk semua jenis tanaman. Mulai dari padi, bawang merah dan semua jenis tanaman hortikultura. Selain itu, pupuk murah bisa dilakukan dengan cara pencampuran pupuk organik dengan harga paling murah.Hasil pupuk, akan lebih banyak bisa difungsikan oleh petani.

“Cara pencampuran pupuk murah dengan satu sak petroganik dan pupuk kimia. Seperti, urea sebanyak 40 persen. Yakni, sekitar lima kilogram pupuk kimia. Kedua jenis pupuk dicampur hingga rata. Selanjutnya, satu gelas cairan EM plus dicampur dengan tetes dilarutkan dengan air 10 liter air. Diaduk, lalu disiramkan kepada campuran pupuk petroganik dan pupuk kimia. Kemudian disimpan di tempat pupuk petroganik kosong selama empat hingga lima hari,” jelasnya.  (man/ito)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *