Dispora Bangkalan Akui Fasilitas Olahraga Terbatas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) SPORTIF: Fasilitas climbing milik Dispora Bangkalan di Alun-Alun Bangkalan yang jarang dilakukan sebagai tempat latihan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Jumlah fasilitas olahraga di Kabupaten Bangkalan masih minim. Hal tersebut menjadi salah satu alasan banyak masyarakat yang kurang minat melakukan olahraga. Sedangkan pengajuan penambahan lapangan baru masih tertahan penanganan Covid-19.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bangkalan Rudy Hariyanto menyampaikan,jumlah fasilitas sarana olahraga milik pemerintah daerah masih sangat kurang.

Bacaan Lainnya

“Sarana yang kami punya masih kurang, jauh dari jumlah cabor yang ada,” terangnya.

Kata Rudy, ada 23 cabor di Bangkalan yang seharusnya semua diberikan fasilitas. Sehingga bisa membantu mendorong semangat mereka untuk bisa berprestasi.

“Kalau sarananya tidak ada kan mereka sulit bisa berlatih,” ulasnya.

Selain itu, fasilitas tersebut juga bisa mendorong masyarakat agar mau berolahraga. Sehingga memang dibutuhkan pengajuan fasilitas tambahan. Tahun 2020 lalu pihaknya sudah membangun fasilitas panjat tebing.

“Kami sudah bangun panjat tebing, meskipun juga direfocusing,” tuturnya.

Sedangkan pada tahun 2021 semua dana direfocusing. Sehingga tidak ada lagi tambahan sarana olahraga yang bisa dibangun, sehingga pemkab hanya punya sarana lapangan voli, badminton, tenis dan panjat tebing, juga panahan.

“Sisanya kami juga ingin menambah, tapi memang masih terbatas anggaran,” ulasnya.

Dikatakannya, beberapa waktu lalu sudah melakukan survei, banyak fasilitas tambahan olahraga yang dikelola perorangan dan desa. Sehingga bisa membantu mengakomodir latihan.

“Kami juga bersyukur karena meski bukan punya pemkab, tapi banyak yang membangun sarana olahraga ini,” pungkasnya. (hel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *