oleh

Ditemukan Habis Miliaran, Dinkes Sebut Anggaran Pengadaan Kardus Salah Angka

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Tudingan pengadaan kardus sampah medis hingga Rp18 miliar yang tidak masuk akal, langsung ditepis Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan.

Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo mengatakan bahwa alokasi anggaran penanganan Covid-19 yang berasal dari bantuan tak terduga (BTT) kelebihan angka nol.

“Pengadaan kardus sampah medis yang disebut sebesar Rp18.000.000.000 itu tidak benar,” katanya.

Dia menjelaskan, bahwa pengadaan kardus sampah medis sebanyak 600 buah tersebut yang benar adalah Rp18 juta. Lelaki yang kerap disapa Yoyok ini mengaku, adapun data berbentuk draft yang beredar dengan nominal Rp18 miliar itu bukan data dari pihak dinasnya.

“Serapan anggaran sudah Rp10 miliar adalah anggaran keseluruhan yang ada di Dinkes Bangkalan, bukan hanya anggaran pengadaan kardus sampah medis,” jelasnya.

Penanganan Covid-19 yang bersumber dari BTT itu sebesar Rp88 miliar. Untuk serapannya masih Rp42 miliar. Dalam rinciannya, tertera anggaran pembelian kardus sampah medis ukuran 70x50x40 sebanyak 600 buah dengan total anggaran Rp18 miliar.

Hal itu sebelumnya sempat dipertanyakan oleh Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bangkalan Mohammad Hotib. Sebab, Tim Anggaran (Timgar) Pemkab Bangkalan tidak bisa menjelaskan secara rinci. Bahkan kurang transparan dalam melakukan pembahasan laporan serapan BTT.

Untuk itu, dia meminta agar Timgar ini transparan dan diperjelas lagi sebagai bentuk tindak lanjut rekomendasi dari evaluasi gubernur agar tidak terjadi temuan dari Badan Pengawas Keuangan (BPK). Juga disesuaikan dengan Permendagri Nomor 39 tahun 2020 mengenai pengutamaan keutamaan perubahan alokasi keuangan (PAK) untuk pemulihan ekonomi.

“Kalau kami sarannya agar anggaran ini benar-benar digunakan untuk penanganan Covid-19, salah satunya bisa untuk pemulihan ekonomi dengan melibatkan masyarakat,” tukasnya. (ina/mam/waw)

Komentar

News Feed