Ditiadakan Dua Tahun, Pemkab Bangkalan Upayakan Pemilihan Kajeb Digelar Tahun 2022

  • Whatsapp
FINALIS 2019: Ditiadakan dua tahun, Pemkab Bangkalan upayakan pemilihan Kajeb digelar tahun 2022.

KABARMADURA.ID;BANGKALAN-Putra-putri daerah Bangkalan tahun ini harus menelan kekecewaan kembali untuk menjadi duta wisata. Sebab, sudah sejak tahun 2020 lalu, pagelaran akbar untuk menjaring prestasi menjadi Kacong dan Jebbing Bangkalan ditiadakan. 

Begitu pula dengan tahun 2021 ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan kembali gagal menggelar acara tahunan itu. Tetapi, di tahun 2022 nanti sudah dijanjikan akan dihelat kembali.

Janji itu disampaikan Kepala Disbudpar Bangkalan Ahmad Hasan Faisol. Dia akan mengupayakan kegiatan itu akan digelar kembali. Alasannya, tahun ini kegiatan itu memang ditiadakan karena tidak dicantumkan dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Bangkalan 2021. 

Sehingga menurutnya, jika dipaksakan dengan mengambil anggaran lain, saat ini dinasnya terkena refocusing seperti tahun sebelumnya.

“Kami terkendala dengan anggaran yang terefocusing. Karena memang tahun ini wabah masih ada dan ada refocusing,” katanya, Selasa (5/10/2021).

Faisol sudah mengusahakan agar ada anggaran untuk kegiatan itu di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Bangkalan 2021. Namun, karena keterbatasan anggaran di instansinya, pihaknya tidak memperoleh dana pemilihan Kacong Jebbing di PAK tahun ini.

Kendati dijanjikan tahun depan, namun kata Faisol, tetap melihat situasi anggaran juga. Jika anggarannya cukup, akan dimaksimalkan untuk kegiatan itu.

Jika mengaca pada tahun sebelumnya, pihaknya menganggarkan sekitar Rp400 juta. Tentunya tahun berikutnya anggaran yang harus dia sediakan tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dia hanya berharap, tahun 2022 ini wabah segera berakhir, sehingga tidak ada refocusing dan pagelaran ini bisa menjadi prioritas kembali. 

“Kalau tahun-tahun sebelumnya kalau tidak salah sekitar Rp400 juta dan mungkin tahun depan juga akan dianggarkan segitu,” ulasnya. 

Baginya, kegiatan pemilihan Kacong Jebbing ini juga penting digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Tujuannya, untuk menjaring putra-putri daerah yang berprestasi untuk menjadi perwakilan Bangkalan dalam mempromosikan budaya dan pariwisata ke luar Bangkalan. Sehingga, dengan adanya mereka, bisa membantu mengenalkan pariwisata agar dikunjungi wisatawan.

“Karena kegiatan itu sangat penting untuk pengembangan para generasi agar bisa mengenalkan budaya, sejarah maupun pariwisata yang ada di Bangkalan,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Nur Hasan mengaku,saat pembahasan PAK APBD 2021, memang tidak ada anggaran prioritas mengenai kegiatan itu. Alasannya, saat ini masih ada wabah Covid-19. Sehingga kegiatan pemilihan Kacong Jebbing untuk ditunda terlebih dahulu.

“Ya agar bersabar insyaallah tahun depan kami anggarkan, semoga wabah ini selesai agar kami bisa mengagendakan lagi dengan kegiatan lebih meriah dari tahun sebelumnya,” janji Nur Hasan.

Reporter: Fain Nadofatul M

Redaktur: Wawan A. Husna 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *