Diundang Funbike di Pulau Oksigen, Ratusan Bikers Harus Cari Sampan Sendiri untuk Pulang

News, Headline72 views

KABARMADURA.ID | Ada cerita mengecewakan di balik acara Sunmori Funbike 2023 di Pulau Gili Iyang, Sumenep, 29-30 Juli 2023. Acara itu niatnya ingin mempromosikan sejumlah objek wisata dari kalender event Sumenep 2023, namun pelaksanaanya ditengarai tidak diperhitungkan dengan matang. Akhirnya justru berujung kekecewaan dari peserta terhadap pagelaran tersebut.

MOH RAZIN, SUMENEP 

Kondisi itu terungkap pada pelaksanaan kalender event 2023 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, khususnya pada pelaksanaan Sunmori Funbike 2023 di Gili Iyang. Dari semula ingin promosikan Pulau Oksigen, justru peserta menelan kekecewaan dan trauma kembali ke pulau dengan kandungan oksigen terbaik kedua di dunia itu.

Kekecewaan itu terungkap pada akhir pelaksanaan event Oksigen Sunmori Funbike pada Minggu, (30/7/2023). Di mana para peserta sibuk mencari pelabuhan untuk pulang sendiri-sendiri. Mereka tidak mau ikut fasilitas yang disediakan panitia pelaksana yang dalam hal ini dipasrahkan ke Komunitas Sumenep Bersatu (KMB). 

Salah satu peserta yang berasal dari luar Sumenep yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan kritik panitia pelaksana karena terlalu banyak drama mulai keberangkatan yang tidak sesuai dengan jadwal yang ditentukan. 

Baca Juga:  Menang atas PSIS, Madura United Kudeta Persija di Klasemen BRI Liga 1

“Makanya kami ini berencana pulang sendiri-sendiri, karena itu kami takut kejadian lagi seperti waktu pemberangkatan, kapal yang disediakan macet lagi,” tuturnya kepada Kabar Madura saat ditemui di salah satu pelabuhan yang tidak direkomendasi panitia. 

Dia juga mengaku kecewa kepada panitia yang kurang mengkoordinir. Bahkan panitia pelaksana Oksigen Sunmori Funbike banyak drama dari sejak pemberangkatan hingga tiba pelabuhan di Giliyang. 

Misalnya, molornya pemberangkatan dari informasinya sekitar pukul 80:00, sehingga dirinya bersiap sejak subuh. Ternyata ada informasi bakal berangkat pukul 11:00, tetapi molor bakal berangkat pukul 02:00. Sehingga akhirnya berangkat tetapi tidak sampai 1 menit kapalnya macet, baru bisa berangkat lagi sekitar pukul 17:00, kurang lebih 3 jam tertahan atau terombang-ambing di perairan Kalianget-Talango. 

“Sehingga kami menganalisanya kok kayaknya kurang koordinasi dengan pihak kapal, panitia itu,” tuturnya. 

Tidak sampai di situ, panitia disebut telah memberikan harapan palsu kepada para peserta perihal petugas yang akan menurunkan sepeda dari kapal DBS III. Hal itu juga tercatat sebagai harapan palsu dari panitia. Sebab, ketika sampai ke Gili Iyang, ternyata peserta diminta turunkan sepeda sendiri. 

Baca Juga:  Tidak Aktif, 203 Koperasi di Sampang Terancam Dibubarkan

“Padahal jika ribet seperti ini maka kami takut kembali ke sini (Gili Iyang, red) makanya kami pulang duluan tidak mau ikut rute panitia lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Sunmori Funbike 2023 Sutrisno saat dikonfirmasi media berdalih panitia saat itu sedang sibuk mengantarkan para peserta. 

“Masalahnya juga sepeda peserta akan dipakai esok harinya,” dalihnya. 

Untuk kapal yang macet, pihaknya mengaku sudah mengumumkan kepada peserta. Apalagi, kata dia, kapal DBS III belum pernah berlayar ke Giliyang sebelumnya. 

Untuk adanya peserta yang tidak mengikuti jalur yang ditentukan panitia, hanya sebagian.

“Di rundown tidak ada kendala. Hanya saja di keberangkatan,” pungkasnya.

Acara Oksigen Sunmori Funbike 2023 di Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep, dilaksanakan pada Minggu (30/7/2023). Kegiatan itu merupakan serangkaian kalender event 2023 di Sumenep. Ada 500 bikers dari berbagai daerah di Indonesia yang sengaja didatangkan ke Gili Iyang guna berkeliling menikmati sejumlah objek wisata seperti Batu Canggah dan titik lokasi oksigen terbaik kedua di dunia.

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *