Divonis Abaikan Prokes, Pemilik Hotel di Sampang Didenda Rp1 Juta

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) ABAI: Salah satu pemilik hotel di Sampang harus divonis tipiring karena lokasi usaha tidak terapkan protkes.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Seorang pengusaha properti perhotelan di Sampang harus membayar denda sebesar Rp1 juta lantaran divonis melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid -19. Pengadilan Negeri (PN) Sampang memutuskan pengusaha itu telah mengabaikan imbauan yang sebenarnya juga terpampang di hotelnya.

Pemilik dan pengelola salah satu hotel berinisial M itu divonis melakukan tindak pidana ringan (tipiring).

“Terdakwa adalah pemilik salah satu hotel di Kabupaten Sampang. Dan, berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan, yang bersangkutan memang melakukan pelanggaran,” ungkap salah seorang hakim PN Sampang, Afrizal.

Sebelumnya, pelanggaran itu terungkap saat digelar operasi di hotel milik M. Tim Satgas Covid- 19 menemukan kejanggalan di lokasi. Tidak adanya sejumlah peralatan cuci tangan dan imbauan prokes di lokasi hotel. Termasuk sejumlah petugas hotel tidak memakai masker.

Operasi itu dilakukan bersamaan dengan operasi di sejumlah lokasi. Mulai dari pusat perbelanjaan, hotel dan indekos. Operasi atau razia tim gabungan Satgas Covid-19 Pemkab Sampang dilakukan serentak.

Afrizal menguraikan, ketika menggelar kegiatan harus dilakukan secara terbatas. Penerapan harus ketat. Seperti adanya penyediaan tempat cuci tangan, adanya sabun cuci dan ada air mengalir. Terutama adanya pengaturan jarak sesuai prokes.

Sayangnya, di salah satu hotel di Sampang tidak diterapkan. Sehingga pemiliknya harus masuk meja hijau.

Ditegaskan, vonis bersalah itu mengacu pada Pasal 7 Peraturan Bupati (Perbup) Sampang Nomor 53 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sampang.

“Kasus pelanggaran protokol kesehatan yang dimejahijaukan ini pertama kali di Sampang. Sehingga diharapkan tidak ada lagi pemilik usaha yang kembali dimejahijaukan,” ucapnya.

Atas vonis itu, pemilik usaha berinisial M menerima keputusan majelis hakim. Sehingga dia harus membayar denda sebesar Rp 1 juta. Selain itu, PN Sampang juga memvonis bersalah tiga orang panitia pelaksanaan kegiatan di hotel tersebut dengan membayar denda Rp25 ribu. (man/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *