DKPP Pamekasan Kucurkan Rp4 M untuk Pengadaan 165 Hand Tractor

  • Whatsapp
(FOTO: HUMAS FOR KM) PEDULI NASIB PETANI: Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan menyediakan layanan bajak sawah gratis dengan mengucurkan anggaran Rp4 M untuk pengadaan hand tractor.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan telah meresmikan program hand traktor on call. Program bajak sawah gratis itu diterapkan di tiga kecamatan; yakni Kecamatan Pademawu, Pakong, dan Waru. Sementara peresmiannya dilakukan di Desa Sana Laok. Program dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan tersebut  menghabiskan anggaran  Rp4 miliar.

Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan Sarana Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Slamet Supriyadi menyebutkan, sumber dana program tersebut berasal dari dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2021. Total pengadaan hand traktor tahun ini sebanyak 165 unit. Namun untuk saat ini, pihaknya baru meluncurkan 92 unit.

Bacaan Lainnya

Pada tahun 2022 nanti, pihaknya akan menganggarkan kembali pengadaan hand traktor dari DBHCHT. Cakupan wilayah penerima program direncanakan akan bertambah sebanyak empat kecamatan. Namun, ia tidak menyebutkan kecamatan apa saja yang akan memperoleh program tersebut.

“Masing-masing desa mendapatkan dua unit hand traktor. Setiap satu unit itu biayanya sekitar Rp24 juta lebih,” ucap Slamet.

Dijelaskannya, hand traktor on call merupakan salah satu program prioritas bupati. Tujuannya untuk menekan biaya produksi petani. Di masing-masing desa telah disiapkan operator yang akan menerima telepon dari petani yang membutuhkan layanan bajak sawah gratis. Tidak hanya bajak sawah, pihaknya juga telah menyediakan bantuan bibit dan pupuk untuk petani.

“Tujuannya agar petani dapat untung bersih dari hasil pertaniannya,” ucap Slamet.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *