DKPP SumenepKembali Raih Prestasi Bidang Layanan Inseminasi Buatan

  • Bagikan
(FOTO: KM/IST) SEMANGAT: Petugas inseminator Sumenep berhasil raih prestasi setelah bersaing dengan seluruhpetugas inseminator kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Melalui kegigihan dan komitmen bersama, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumenep kembali meraih prestasi tingkat provinsi dalamlomba petugas Inseminator Berprestasi (IB) tahun 2020, pada Jumat (11/12/2020).

Plt. Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto mengatakan, peserta lomba ini diikuti petugas inseminator seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur dengan teknik akumulasi penilaian lomba secara menyeluruh.Yaitu mulai dari SOP pelayanan inseminasi buatan, laporan harian, sampai pembinaan peternak di masing-masing kecamatan.

“Untuk juara l berhasil diraiah oleh Achmad Suryadi, petugas inseminator wilayah Kecamatan Bluto dan Juara III oleh Achmad Fauzi wilayah Kecamatan Kalianget,”katanya, Jumat (11/12/2020).

Melalui prestasi yang telah diperoleh, diharapkan dapat menjadi pecutan semangat bagi para inseminator untuk lebih baik dan semangat dalam memberikan pelayanan pada peternak. Sehingga puncaknya, populasi dan produktivitas ternak di kabupaten paling timur Pulau Madura ini bisa meningkat sekaligus memberikan peningkatan pendapatan pada para peternak.

Jumlah petugas IB di bawah binaan DKPP Sumenep sebanyak 31 orang yang terbagi dalam 9 wilayah satuan pelayanan inseminasi buatan (SPIB), meliputi wilayah daratan dan kepulauan. Agar memberikan kemudahan dan tanggap terhadap keluhan peternak.

“Kinerja pelayanan IB di Sumenep sampai saat ini (10 Desember 2020) sebanyak 56.200 dosis dengan capaian akseptor sebanyak 47.209 ekor atau 98,35 persen dari target akseptor tahunan 48.000 ekor, ”tambah Arif Firmanto.

Selain itu,pihaknya tetap memberikan perhatian dengan kegiatan pelayanan kesehatan terpadu, yang meliputi pelayanan IB, pelayanan pemeriksaan kebuntingan (PKB), pelayanan penanganan asisitensi teknik reproduksi (ATR)/penanganan penyakit gangguan reproduksi , penyuntikan vitamin dan pelayanan kesehatan hewan yang sakit.

Layanan tersebut menyisir sejumlah kecamatan, misalnya di Desa Elak Daya Kecamatan Lenteng, Desa Pragaan Laok Kecamatan Pragaan, Desa Sera Timur Kecamatan Bluto, Desa Padang Dangan Kecamatan Pasongsongan, Desa Batuputih Laok Kecamatan Batuputih dan wilayah kepulauan.

Baca juga  Hairul Anwar, Tampan dan Sukses karena Jaga Cara Komunikasi dengan Teman

“Namun layanan tetap berjalan, misalnya ada permintaan dari masyarakat lagi, kami siap melayani untuk 1 (satu) kali pelaksanaan lagi, mengingat obat-obatan yang tersedia juga sudah tinggal sedikit,” paparnya.

Jumlah sapi yang terlayani pada pelaksanaan pelayanan jesehatan hewan terpadu pada kali ini hanya sebanyak berapa 50 ekor yang biasanya dapat sampai 200 ekor datang bergantian. Namun karena kondisi sedang diguyur hujan deras, maka peternak hanya datang membawa sapi sebanyak 50 ekor. (ara/waw)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan