DLH Bangkalan Sediakan Rp75 Juta untuk Perawatan Taman Paseban

Uncategorized26 Dilihat

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan menganggarkan Rp75 juta untuk perawatan Taman Paseban. Anggaran tersebut dibagi dua yakni spot A di pintu utama Rp40 juta dan spot B di pintu kedua sisi utara Rp35 juta. Penggunaan anggaran itu akan disesuaikan dengan kebutuhan yang bersifat mendesak.

 

Kepala Bidang (Kabid) Penataan Lingkungan DLH Bangkalan Eko Marianto mengungkapkan bahwa perawatan Taman Paseban perlu dilakukan setiap tahunnya. Sebab, sebagai tempat yang kerap dikunjungi, kerusakan kecil tidak bisa dihindari.

 

“Semisal, lampu dan tanaman yang rusak sering terjadi. Jadi memang harus ada anggaran yang diperuntukkan untuk perawatan, meskipun nilainya kecil,” ungkapnya saat dikonfirmasi Kabar Madura, Rabu (14/9/2022).

 

Pihaknya mengaku, sudah memetakan lokasi taman berdasarkan spot. Hal itu dilakukan, guna mempermudah dalam melakukan pengajuan anggaran untuk perawatan. Pada taman yang berlokasi di tengah kota itu, terdapat dua pintu masuk. Pintu utama sisi barat sebagai spot A dan pintu kedua sisi utara sebagai spot B.

Baca Juga :  Asian Relationship Strategies - Ways to Impress a great Asian Girl

 

“Spot A kami menganggarkan Rp40 juta dan spot B kami anggarkan Rp35 juta. Anggaran itu juga disesuaikan dengan kebutuhan yang bersifat mendesak. Semisal ada yang perlu dibenahi, maka menggunakan dana itu menyesuaikan kekuatan anggarannya,” imbuh Eko.

 

Menurut Eko, tidak ada target pendapatan asli daerah (PAD) pada taman tersebut. Sebab, selain tidak ada retribusi saat masuk, kios yang berada sisi belakang taman tidak dipungut biaya kontrak.

 

“Tidak ada PAD yang didapat dari sana, meskipun ada kios. Pedagang menempati secara gratis. Memang tujuannya sebagai pelengkap fasilitas, misalnya ketika pengunjung haus, tidak perlu ribet mencari keluar, sudah ada di sana,” pungkasnya.

 

Total anggaran perawatan Taman Paseban: Rp75 juta

 

Pintu utama: Rp35 juta

Pintu kedua: Rp40 juta

Reporter: Fathurrohman

 

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *