oleh

DLH Keluarkan Rekomendasi Izin Tambak Pakandangan Barat, Komisi III Pertanyakan Kelengkapan Dokumen Lingkungan

Kabarmadura.id/Sumenep-Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep menyayangkan keputusan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang telah merekomendasikan keluarnya izin operasional tambak udang di Desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto. Anggota Komisi lll DPRD Sumenep M Ramzi juga mempertanyakan terkait kelengkapan dokumen lingkungan, mengingat, aktivitas tambak udang tersebut dianggap banyak merugikan lingkungan.

“Harus hati-hati DLH ini dalam merekomendasikan kepada perizinan untuk mengeluarkan izin, sehingga jangan terkesan asal-asalan saja. Apalagi tambak tersebut selama ini menjadi bahan perbincangan masyarakat terutama di Desa Pakandangan,” katanya, Rabu (8/7/2020).

Apalagi, menurut Ramzi, tambak tersebut juga berpotensi melanggar reklamasi karena lokasinya berdempetan dengan laut. Sehingga, politisi Hanura itu meminta kejelian seluruh pihak terkait dalam melakukan verifikasi dan memastikan dokumen lingkungan itu sesuai dengan kondisi ril di lapangan, sehingga tidak ada persoalan di kemudian hari.

“Loh itu harus koordinasi dengan matang, sehingga nanti tidak terkesan lempar tanggung jawab. Kata perizinan itu tanggung jawab DLH, kata DLH tanggung jawab perizinan. Padahal mereka sudah paham langkah pengeluaran izin,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan DLH Sumenep Zaenal Arifin mengaku masih belum tahu terkait izin yang dikeluarkan oleh tim perizinan. Sehingga meskipun tambak udang itu sudah beroperasi bertahun-tahun yang lalu pihaknya baru menerima dokumen lingkungan dalam bentuk rencana yang akan dibangun tambak.

Sehingga pihaknya juga secara intensif belum melakukan verifikasi terhadap kondisi tambak di lapangan. Dalam rencana yang menjadi isi dokumen lingkungan ada sekitar 1.000 meter lebih ukuran lokasi yang diajukan.

“Sudah ada izinnya ya? Dokumen lingkungan itu kan masih rencana, artinya belum ada aktivitas pembangunan maupun yang lainnya. Ini saya mau koordinasi dengan perizinan hari ini terkait tambak tersebut,” tanggapnya. (ara/pai)

Komentar

News Feed