oleh

DLH Pamekasan Gelontorkan Rp1,8 M untuk Penataan RTH

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, menggelontorkan dana Rp1,8 miliar untuk penataan ruang terbuka hijau (RTH) di eks RSUD Pamekasan. Anggaran tersebut selamat dari refocusing anggaran dalam upaya penanganan wabah Covid 19. .

Kepala DLH Pamekasan Amin Jabir mengatakan, untuk pengerjaan sarana pendukung RTH di Jalan Kesehatan untuk kebutuhan penataan pedagang kaki lima (PKL)  yang jumlah anggarannya Rp1,8 miliar sudah sampai pada proses tender, sehingga untuk pelaksanaannya masih belum dilakukan.

Jabir menyampaikan, area luasan dari lahan yang akan dibangun seluas 1,6 hektar, sehingga untuk lokasi tempat PKL bisa disesuaikan dengan banyaknya PKL yang akan menempati lokasi tersebut.

“Yang menempati saat ini hanya sifatnya sementara, karena ada pengalihan tempat semasa Covid-19, pembangunannya belum selesai,” ungkapnya. Minggu (11/10/2020).

Dirinya melanjutkan, dalam melakukan revitalisasi PKL yang direncanakan rampung tahun ini, ada beberapa tim yang akan melakukan urung rembuk dalam formasi penempatan, di antaranya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Dinas Koperasi dan UM Pamekasan, Dinas PUPR Pamekasan, dan termasuk DLH.

“Untuk los yang akan disiapkan nanti terserah kepada tim, jika pembangunan sudah selesai,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ismail mengatakan, segala proses pengerjaan sarana penunjang RTH di Pamekasan harus segera dilakukan, termasuk pembangunan di eks Rumah Sakit Daerah (RSUD) Pamekasan, agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Saya kira RTH sangat penting untuk ditingkatkan, termasuk yang di eks rumah sakit itu,” pungkasnya. (rul/pin)

 

Komentar

News Feed