oleh

DLH Pesimis Bangkalan Dapat Penghargaan Adipura

Kabarmadura.id/Bangkalan-Dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Bangkalan tidak pernah mendapat penghargaan Adipura. Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan Joni Artiono mengatakan, penilaian untuk mendapatkan gelar Adipura menurutnya cukup banyak kriteria.

”Semuanya dinilai, tahun kemarin 2019 Bangkalan penilaiannya berada diangka 75 persen,” klaimnya.

Ia menambahkan, untuk tahun ini Kabupaten Bangkalan tidak bisa mendapatkan  penghargaan Adipura disebabkan banyak  kendala yang harus dihadapi.

“Untuk tahun ini agar mendapatkan penghargaan adipura yang pertama ada pada bidang tata kelola lingkungan perkotaan. Selain itu, butuh kesadaran dari masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan agar Bangkalan lebih bersih dan enak dipandang. Selain itu tempat pembuangan akhir (TPA) yang masih semi controlled landfill. Jadi untuk mendapatkan penghargaan Adipura sangat sulit,” ungkapnya, Selasa (7/1/2020).

Menurut Joni untuk bisa mendapatkan penghargaan Adipura salah satu kriteria yang perlu dipenuhi, TPA yang dimiliki harus sanitary landfill.

”TPA kita tidak memenuhi kriteria, harusnya sesuai aturan luasnya lima hektar. Sedangkan TPA yang ada luasanya dua hektare setengah, jadi tidak mungkin dapat penghargaan Adipura,” keluhnya.

Objek penilaian tertinggi itu ada pada TPA, ia mengaku tahun ini pihaknya berusaha untuk memaksimalkan fungsi TPA.

”Kalau penilaian yang lain-lain seperti pasar dan perkantoran itu hanya pendukung,” sambung Joni.

Sementara itu Kepala DLH Bangkalan Hadari menambahkan, untuk mendapatkan penghargaan Adipura poinnya ada pada dukungan masyarakat. Pasalnya masyarakat yang bisa mengatur bersih tidaknya lingkungan, sadar membuang sampah pada tempatnya.

”Kalau masyarakatnya masih seperti ini buang sampah sembarangan sampai kapan pun tidak akan mendapatkan penghargaan tersebut,” imbuhnya.

Ketua Komisi C DPRD Bangkalan Effendi meminta DLH untuk lebih mengoptimalkan fungsi TPA yang ada.

“Sampah ini harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan masalah, apalagi saat ini musim hujan, secara otomatis kalau terkena air hujan akan menimbulkan bau yang tidak sedap pada lingkungan sekitar. Lebih-lebih akan menimbulkan penyakit bagi masyarakat. Persoalan sampah dan kebersihan di kabupaten Bangkalan harus diatasi dengan baik, agar kita tidak selalu  absen dari penghargaaan Adipura,” pungkasnya. (km50/pai)

Komentar

News Feed