oleh

DLH Sampang Galakkan Pembinaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang dan tim Adiwiyata kabupaten proaktif melakukan pembinaan dengan mendatangi lembaga pendidikan secara langsung dan menyerahkan piagam penghargaan terhadap sekolah yang telah ditetapkan menjadi kontestanAdiwiyata Kabupaten Tahun 2020.

Pada Senin (22/3/2021), tim Adiwiyata kabupaten berkunjung ke lembaga penetapan adiwiyata Sampang tahun 2020 di Kecamatan Banyuates. Terdapat dua lembaga yang sudah ditetapkan menjadi Adiwiyata kabupaten di wilayah itu, yakni SDN Jatra Timur I dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mamba’ul Ma’arif.

Kepala DLH Sampang Faisol Ansorimelalui Kabid Konservasi Rehabilitasi Lingkungan dan Pertamanan Imam Irawan menuturkan, dua lembaga di Kecamatan Banyuates yang sudah ditetapkan menjadi Adiwiyata kabupaten itu, terus dibina oleh tim adiwiyata kabupaten dan diberi piagam penghargaan.

“Kehadiran tim kabupaten ini, terus memberikan pembinaan dalam rangka persiapan usulan adiwiyata provinsi tahun 2022 nanti,” tutur Irawan kepada Kabar Madura, Senin (22/3/2021).

Diuraikan pula, tim kabupaten dalam meraih adiwiyata provinsi tersebut, terus rutin membina dua lembaga adiwiyata kabupaten itu.Semangat tinggi dan lembaga diharapkan terus ada peningkatan penataan lingkungan yang lebih baik. Sehingga ketika usulan adiwiyata tahun 2022 nanti, tatanannya lebih baik dan sudah siap mencapai grade minimal adiwiyata provinsi.

“Kami tim kabupaten, membagi tugas terkait keberadaan sekolah di 14 kecamatan, jadi di setiap kecamatan ada tim pembina yang membina secara terus menerus untuk peningkatan kinerja program adiwiyata di setiap sekolah ini,” ulasnya.

Sambung Irawan, penghargaan Adiwiyata adalah sebuah penghargaan yang diberikan bagi sekolah yang dinilai berhasil melaksanakan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (PBLHS), yaitu aksi kolektif secara sadar, sukarela, berjejaring dan berkelanjutan yang dilakukan oleh sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup.

Untuk menjalankan program Adiwiyata itu, setiap sekolah sudah memenuhi setidaknya ada empat indikator pokok yang wajib, pertama kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan dan pengembangan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan.

“Program Adiwiyata ini, bukan hanya tentang penghargaan, tetapi untuk mendidik generasi muda agar lebih peduli terhadap lingkungan hidup disekitarnya,”tutupnya.

Terdapat empat lembaga pendidikan jadi kontestanAdiwiyata Kabupaten Sampang tahun 2020, yakni SDN Batorasang I Kecamatan tambelangan, SMPN 2 Torjun kecamatan Torjun, SDN Jatra Timur I dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mamba’ul Ma’arif Banyuates. (sub/waw)

Komentar

News Feed