Dokumen Keuangan tidak Rampung, Berpotensi Jadi Temuan BPK

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) BELUM TUNTAS: Salah satu pelayanan laporan keungan di BPKAD Sumenep

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Menjelang audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep belum merampungkan dokumen-dokumen keuangan.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumenep, R Titik Suryati mengatakan, mem”nghadapi audit BPK beberapa dokumen keungan masih belum sepenunya siap.

Bacaan Lainnya

Guna melengkapi kekurangan itu, pihaknya masih menargetkan kesiapannya sampai akhir triwulan pertama. Artinya jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) harus mempersiapkan dengan benar agar tidak ada temuan-temuan yang berindikasi ke kerugian negara.

“Insyaallah sudah siap, tinggal laporan dokumennya saja, secara resmi laporan keuangan kita maksimal 10 Maret kita bisa laporkan ke BPK,” kata perempuan yang akrab disapa Yatik.

Termasuk yang masih belum tuntas ada penyusutan aset di beberapa kecamatan, di antaranya adalah di daerah kepulauan. Penyusutan aset yang dimaksud merupakan bentuk penyesuaian harga suatu aset secara terus menerus sesuai dengan penurunan kapasitas, kualitas, dan kuantitas.

Dia melanjutkan, termasuk beberapa laporan belanja atau yang biasa dikenal dengan SPJ di beberapa OPD juga sebagian masih ada yang belum rampung. Hal itu juga menjadi atensi penting untuk segera dituntaskan.

“Ya, di penyusutannya kemarin masih belum tuntas, tapi hanya 5 kecamatan,” imbuhnya.

Sementara untuk jadwal audit BPK pihaknya masih belum tahu, sebab yang menentukan jadwalnya bukan dari pihaknya.

“Dari BPK yang tentukan. OPD mana, pembangunan yang mana kami tidak tahu. Target akhir Minggu ini akan tuntas,” pungkasnya. (ara/ong)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *