Dongkrak Ekonomi UMKM Lewat Aplikasi B-Lanja

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FAIN NADOFATUL M.) BELUM MAKSIMAL: Chief Executive Officer B-Lanja (kiri) Alexandry Surya Wijaya usai mempresentasikan penggunaan aplikasi di hadapan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, Senin (15/11/2021).

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Menengah (Diskop UM) melakukan terobosan untuk mendongkrak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya yaitu dengan menggandeng aplikasi B-Lanja. Namun, hingga saat ini, aplikasi tersebut belum bisa digunakan pada semua jenis smartphone.

Hal tersebut diakui oleh Chief Executive Officer (CEO) aplikasi B-Lanja Alexandry Surya Wijaya usai mempresentasikannya di hadapan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron. Sementara ini, B-Lanja bisa digunakan pada smartphone yang berbasis Android. Sedangkan smartphone yang sudah memakai iPhone Operating System (IOS) atau sistem operasi berpemilik belum bisa memakainya.

“Sementara masih smartphone yang Android, kalau IOS belum bisa. Ke depan kami akan kembangkan itu,” paparnya, Senin (15/11/2021).

Sementara itu, pihak masih melakukan pendataan UMKM yang akan menjadi mitranya. Total ada sekitar 50 UMKM yang hendak bergabung. Pria yang kerap disapa Alex itu juga mengungkapkan, produk UMKM yang dipasarkan melalui B-Lanja ada di 18 kecamatan.

“Seperti oleh-oleh khas tiap kecamatan atau produk unggulannya akan kami pasarkan dalam aplikasi itu. Kalau keamanan user kami belum bisa menjawab, karena masih tahap pengembangan lagi terhadap aplikasinya,” jelasnya.

Alex menambahkan, tujuannya menciptakan B-Lanja yaitu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menerapkan digitalisasi ekonomi. Apalagi menurutnya, saat ini banyak ibu rumah tangga yang menggunakan smartphone dalam kegiatan sehari-harinya.

“Nantinya para ibu tidak usah keluar rumah lagi untuk membeli keperluan sehari-hari, apalagi sekarang masih wabah Covid-19. Masih banyak masyarakat yang takut keluar rumah. Oleh karena itu, rencananya dalam aplikasi ini akan kami tambah sasarannya pada produk sembako,” jelas Alex di Pendopo Agung Bangkalan.

Di sisi lain, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mendukung penuh keberadaan aplikasi B-Lanja. Sebab menurutnya, aplikasi tersebut menjadi sarana yang memudahkan masyarakat Bangkalan dalam memenuhi kebutuhannya di tengah Covid-19. Ia berharap, semua smartphone ke depannya bisa menggunakan aplikasi tersebut.

“Jadi biar masyarakat Bangkalan nanti semua bisa merasakannya, ke depan saya harap agar ditingkatkan atau dikembangkan lagi,” tandasnya.

 

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *