Dorong Santri Melek Media, Peradaban Menggelar Pena Santri

News3 Dilihat

KABARMADURA.ID | Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (Peradaban) mengadakan pentas nasional santri (Pena Santri), Minggu (27/11/2022). Tujuan kegiatan tersebut yaitu untuk membekali santri dan alumni mengenai ilmu jurnalistik lewat sarasehan media.

SAFIRA NUR LAILY, PAMEKASAN

Menurut Ketua Panitia Pena Santri, Nurul Hadi, peran santri dalam mengukir peradaban pesantren perlu didukung melalui informasi di berbagai media.

Langkah tersebut perlu ditempuh dengan adanya gerakan literasi digital guna mendukung peran dakwah pesantren di tengah masyarakat umum.

“Pesantren dan media sama-sama penting untuk membangun peradaban manusia. Pondok pesantren menjadi pusat keilmuan, sedangkan media sebagai penyalur keilmuan kepada masyarakat lebih luas,” ungkapnya, Minggu 27/11/2022.

Sebagai pemateri, Abd. Aziz, Dewan Etik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan mengungkapkan, para santri dalam proses pembelajaran jurnalistik harus melek terhadap kemajuan teknologi. Pasalnya, perkembangan teknologi tersebut bisa meemberikan dampak yang cukup signifikan dalam ranah dakwah yang dilakukan.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat FRPB Pamekasan

Sementara itu, Ketua Umum Peradaban, Zainudin Syarif mengatakan, sarasehan media yang bertema ‘Mengukir Peradaban Pesantren melalui Literasi Media’ itu sebagai salah satu rentetan kegiatan Pena Santri.  Kegiatan itu sebagai upaya mewujudkan santri yang beradab sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Zainuddin menambahkan, pesantren tidak hanya membekali para santri dengan ilmu pengetahun agama saja, tetapi juga harus dibekali pula ilmu pengetahuan umum lainnya sebagai penopang hidup dalam bermasyarakat.

“Semua santri yang ada di sini, tidak semuanya akan menjadi kiai. Bisa saja nanti mereka menjadi penulis, jurnalis, dan lain-lain. Makanya kami berusaha memberikan pengetahuan dan pelatihan dasar ke mereka tentang ilmu pengetahuan yang relevan di masa sekarang,” terangnya.

Selain tentang jurnalistik, pihaknya juga membahas mengenai content creator dan copywriting. Diakuinya, kegiatan tersebut merupakan agenda dua tahunan yang diselenggarakan di Aula Al-Majidiyah Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar.

Baca Juga :  Bupati Pamekasan Ungkap 3 Syarat Sukses di Masa Depan

Reporter: KM65

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *