DP3AKB Pamekasan Anggarkan Rp607 untuk Penekanan Stunting

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) PENANGANAN: DP3AKB Pamekasan mengangarkan dana sebesar Rp607 untuk sosialisasi penekanan angka stunting.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Pamekasan, menganggarkan Rp607 juta untuk penurunan angka stunting. Anggaran itu lebih besar dari tahun 2020 yang dianggarkan Rp213 juta.

Kepala DP3AKB Pamekasan Yudistinah mengatakan, anggaran sebesar itu dalam rangka penurunan angka stunting. Salah satu kegiatan dalam penekanan stunting yakni dengan melakukan sosialisasi yang maksimal kepada  kelompok binaan, yakni kelompok bina balita dan kelompok bina remaja yang berada di lokus Stunting.

Bacaan Lainnya

”Lokus stunting pada tahun 2021 ada di 11 kecamatan, dan di 53 desa. Anggarannya dikhususkan untuk sosialisasi kepada kepada ibu-ibu balitanya dan kepada para remaja, sedangkan untuk teknik penanganannya ditangani kesehatan,” paparnya, Kamis (22/4/2021).

Dijelaskannya, untuk sosialisasi kepada masyarakat pihaknya melalui 229 kelompok keluarga bina balita, dengan rincian, Kecamatan Tlanakan ada 17 kelompok, Pademawu 32, Galis 13, Pamekasan 26, Proppo 27, Palengaan 13, Pegantenan 15, Larangan 24, Pakong 13, Waru 12, Batumarmar 13, Pasean 14, Kadur 10.

Dia melanjutkan,  dari semua kelompok tersebut merupakan lokus stunting pada tahun 2021, selain juga bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Pamekasan, dan dibantu oleh penyuluh KB yang tersebar di 13 kecamatan.

“Yang Kami lakukan adalah sosialisasi seribu hari pertama kehidupan, jadi mulai mereka pra nikah, nikah, sampai dia melahirkan, itu kami kawal,” ulasnya.

Pihaknya juga sudah menjalin kerjasama dengan berbagai instansi pemerintahan lainnya, untuk berkolaborasi dalam menekan angka stunting di Kabupaten yang berjuluk Gerbang Salam, sehingga harapannya untuk tahun 2021 bisa semakin berkurang jumlah penderita stunting.

“Sosialisasi bertujuan untuk bisa menekan angka stunting, tentunya atas kerjasama semua pihak,” tukasnya. (rul/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *