DPC PKB Bangkalan Segera Tunjuk PAW Jamhuri

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) Syafiuddin Asmoro Ketua DPC PKB Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Pasca meninggalnya anggota komisi B DPRD Bangkalan Moh. Jamhuri Abd. Wahid, mengakibatkan kekosongan di kursi legislatif. Kondisi itu, memantik reaksi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bangkalan Syaifuddin Asmoro, untuk bergerak cepat mengisi kekosongan kursi melalui Pergantian Antarwaktu (PAW).

Menurutnya, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui. Seperti,  adanya musyawarah anggota partai dan juga penghitungan hasil suara yang turut serta dalam pemilihan legislatif (Pileg) di bawah Jamhuri lalu. “Yang jelas secepatnya akan kami lakukan penunjukkan, akan kami selesaikan dulu tahapannya untuk memutuskan pengganti PAW-nya,” ujarnya,  Senin (20/9/2021).

Pria yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI menuturkan, posisi dan nomor urut suara dua setelah Jamhuri pada saat itu Afif Mahfudz Hadi. Sehingga, dia berjanji akan segera menunjuknya sebagai pengganti Jamhuri di DPRD Bangkalan. Sebab pihaknya tidak ingin fraksi PKB di DPRD Bangkalan meninggalkan kekosongan yang terlalu lama.

“Saya juga sudah bilang ke Ketua DPRD Bangkalan salah satu rekomendasi atau surat pengantar untuk PAW dari fraksi PKB sudah kami sampaikan secara lisan,” ucanya.

Sedangkan untuk surat pengantar PAW Jamhuri secara resmi, akan mengajukan secara internal dan akan dibuatkan hardcopynya. Sebelum surat pengantar tersebut disampaikan ke DPRD Bangkalan, terlebih dulu disampaikan ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PKB di Jawa Timur (Jatim). “Jadi ada tahapan yang harus diselesaikan terlebih dahulu, baik di internal maupun eksternal fraksi PKB. Dimana surat ini, akan kami sampaikan melalui Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) ke DPD,” jelasnya.

Jika surat tersebut sudah turun, maka akan disampaikan ke Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Ketua DPRD. Selain itu,  tembusan surat pengantar PAW kepada Bupati Bangkalan untuk meminta persetujuan. Dengan demikian pihaknya  meminta, ada sinergitas antara legislatif dengan PKB untuk mendorong terlaksananya PAW.

“Sejauh ini tidak ada kendala, kami akan sesuaikan dengan prosedur agar tidak ada konflik internal. Jadi, kami akan lakukan politik persahabatan baik di internal kami maupun di eksternal,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bangkalan Mohammad Fahad mengaku, sudah menerima surat perintah PAW secara lisan. Sehingga, saat ini tengah menunggu surat perintah tersebut secara resmi dari DPC PKB agar bisa segera ditindaklanjuti. “Kami sudah terima mengenai pembahasan penunjukkan PAW dari Jamhuri, nanti kami tunggu tahapan selanjutnya,” responnya.

 

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *