DPK Sumenep Tidak Melayani Peminjaman Buku

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) BERTUMPUK: Sejumlah buku yang dikembalikan oleh peminjam sampai saat ini masih sedikit. DPK gunakan tim khusus penjemputan buku.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Meski sudah membentuk tim khusus penjemputan buku, namun keberadaan buku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Sumenep belum sepenuhnya dikembalikan. Berdasarkan catatan terbaru, sekitar  2.806 buku yang belum dikembalikan.

Kepala DPK Kabupaten Sumenep Ahmad Masuni mengutarakan, saat ini pihaknya sudah mulai melakukan terobosan agar buku tersebut dapat dikembalikan. Yakni, selain dengan cara mengirim surat juga menjemput langsung ke rumah yang bersangkutan.

Bacaan Lainnya

“Hingga saat ini masih ada yang belum mengembalikan, tetapi tidak direkap masih. Kami menjemput langsung ke rumahnya,” kata Masuni.

Dia mengatakan, sejauh ini masih belum ada sanksi khusus jika kedapatan peminjam atau anggota menghilangkan buku. Sementara lebih disarankan mengganti buku dengan judul yang sama.

Dijelaskannya, selain karena masih banyak buku yang mengendap dan jumlah rata-rata pengunjung setiap harinya masih sepi. Yakni, hanya berkisar 20 orang, maka layanan peminjaman masih ditutup dan hanya melayani pengembalian saja.

“Jika mendesak dan sudah kadung sampai maka hanya diantarkan dan mencari buku yang dibutuhkan tetapi tidak boleh dipinjam atau dibawa pulang,” ujarnya.

Masuni menjelaskan, dalam layanan normal, biasanya buku yang dipinjam minimal 2 buku dengan jangka waktu 15 hari. Jika tidak dikembalikan maka akan ada teguran khusus agar tidak terulang kembali. Harapannya, semua buku yang dipinjam dapat dikembalikan sesuai batas waktu yang ditentukan.

“Kami terus berupaya melakukan sosialisasi pada masyarakat Sumenep agar disiplin waktu peminjaman,” pungkasnya.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *