DPMD Bangkalan Wajibkan Cakades Mengajukan Cuti

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA) DHIET: Kepala DPMD Bangkalan Ahmad Ahadiyan Hamid saat memberikan informasi kepada awak media di ruangannya.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Rencana pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Bangkalan menjadi perhatian untuk calon kepala desa (cakades). Pasalnya, bagi para cakades dengan status kepala desa aktif diwajibkan untuk mengajukan cuti.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bangkalan Ahmad Ahadiyan Hamid mengatakan, sebelum masa jabatan para kades ini berakhir, akan ada surat pemberitahuan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Dimana BPD ini sifatnya wajib mengingatkan masa jabatan kepala desa masing-masing.

Bacaan Lainnya

“Surat pemberitahuan ini diberikan 6 bulan sebelum masa jabatan berakhir,” katanya.

Masih menurut lelaki yang kerap disapa Dhiet ini menuturkan, selama pendaftaran belum dibuka kepala desa tidak harus mengundurkan diri, jika ingin mencalonkan lagi. Namun, wajib mengajukan cuti sampai pendaftaran dibuka.

“Jadi kalau sebelum pendaftaran kepala desa tidak harus mengundurkan diri. Kalau sudah mendaftar harus melepas masa jabatannya,” ujarnya.

Selama masa cuti, lanjutnya, maka terjadi kekosongan jabatan kepala desa sampai dengan selesainya pelaksanaan penetapan calon terpilih. Maka, secara otomatis jabatan akan diisi oleh pelaksana harian (Plh) kepala desa.

“Plh ini akan diisi oleh sekretaris desa atau sekdes sampai proses pilkades berakhir,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Ha’i menyampaikan, untuk cakades dengan pegawai negeri sipil (PNS) harus ada izin dari bupati. Dia meminta, agar cakades wajib mengikuti persyaratan yang ada.

“Kalau ada satu syarat cakades yang kurang otomatis nanti harus gugur,” tukasnya. (ina/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *