DPMD Minta Maksimalkan Anggaran PKT

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/Sumenep– Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)  mewanti-wanti agar seluruh desa di Kabupaten Sumenep dapat memaksimalkan realisasi anggaran dana desa (ADD) yang 30 persen khusus padat karya tunai (PKT). Hal itu bertujuan untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa setempat. Jika hal itu tidak dilaksanakan, maka aparat desa akan dikenakan sanksi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Desa (Pemdes) Supardi menjelaskan, pihaknya tidak segan memberikan sanksi kepada desa tidak menjalankan hal tersebut.

Selain itu ia juga menyampaikan, ADD yang 30 persen itu dikhususkan untuk PKT atau pembangunan bertujuan untuk mengurangi pengangguran di masyarakat. Karenanya semua pekerjanya harus terdata secara resmi dan diwajibkan warga desa setempat.

Bahkan pengadaan barangnya atau material yang dibutuhkan oleh pembangunan tersebut kalau bisa juga harus bersumber dari desa tersebut, agar perekonomian bisa jalan dan memiliki dampak langsung kepada masyarakat sekitar.

“Dari tahun 2017, 30 persen ADD khusus untuk PKT, khusus untuk pembangunan, dan pekerjanya harus di-SK-kan, dan merupakan warga setempat,” imbuhnya.

Untuk itu, ia sangat berharap agar pengelola desa memaksimalkan realisasi anggaran PKT tersebut, sehingga masyarakat bisa menikmati secara langsung manfaat program tersebut. Sehingga upaya pemerintah dapat berjalan sesuai harapan, yakni untuk mengurangi pengangguran dan menyehaterakan masyarakat. (km48/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *