oleh

DPMD Sampang Matangkan SDM Tingkat Desa

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, peduli terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat tingkat desa. Fakta tersebut, dibuktikan dengan adanya puluhan masyarakat yang diikutkan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan sumberdaya air di pedesaan.

Terdapat 184 peserta dari dari 14 kecamatan dan seluruh desa di Sampang. Bimtek dilaksanakan dengan mematuhi protokol Covid-19. Sehingga, dari total peserta dibagi empat kelompok setiap hari. Dengan rincian, terdapat 46 orang yang mengikuti bimtek.

Selama empat hari, berbagai pembicara berkompeten dihadirkan dalam bimtek. Mereka berasal dari Balai Prasarana Wilayah I, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur (Jatim), petugas DPMD Sampang dan dari District Coordinator Pamsimas.

Secara estafet, empat pembicara bimtek yang dibagi empat kelompok digelar tanggal 22 hingga 26 Maret. Setiap sesi, dilakukan bimtek selama dua hari.  Peserta diberikan bekal ilmu tentang administrasi, dan pengelolaan keuangan di desa.

Termasuk pengembangan teknis dan pengelolaan serta pemanfaatan kepada peserta. Terutama kelompok penyedia air minum dan sanitasi. Sehingga, mampu meningkatkan salah satu unit badan usaha milik desa (Bumdes).

Kegiatan itu, dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang, Yuliadi Setiawan dan dihadiri sejumlah pejabat teras atas DPMD. Salah satu tujuannya, demi meningkatkan kemampuan SDM di tingkat desa dalam pengelolaan sumberdaya air.

Selanjutnya, akan dilakukan pengembangan pengelolaan sumber daya air. Sehingga DPMD melakukan pembenahan dengan meningkatkan kemampuan tenaga yang disiapkan di setiap desa.

“Bimtek itu, untuk meningkatkan kemampuan tenaga di desa. Yakni kelompok penyedia air dan sanitasi. Sehingga bisa dikembangkan dalam pembentukan BUMDes. Kami sangat mendukung pembangunan merata di tingkat desa. Dengan adanya bimtek ini, menjadi cikal bakal pembangunan merata dalam bidang pengelolaan sumberdaya air,” tegas, Sekda Sampang, Yuliadi Setiawan.

Sementara itu, Kepala DPDM Sampang Chalilur Rahman mengaku sengaja menggelar kegiatan itu sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat desa. Sehingga, ada pengembangan pengelolaan air bersih dan sanitasi. “Setelah bimtek, akan kami kembangkan dalam pembangunannya. Termasuk, bisa dibentuknya Bumdes khusus,” komitmennya.  (man/ito/*)

Komentar

News Feed