oleh

DPMD Sumenep: Anggaran Pilkades Rp10 Miliar Dinilai Tidak Cukup

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Anggaran untuk pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2021 dikeluhkan. Sebab, anggaran sebesar Rp10 miliar dinilai tidak akan cukup untuk mengakomodir semua pelaksanaan pilkades. Tercatat tahun ini ada 86 desa yang akan menggelar pilkades serentak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep M Ramli menjelaskan, berdasarkan anggaran tahun 2021 masih belum ada perubahan untuk anggaran pilkades, meski dipastikan anggaran tersebut tidak akan cukup.

“Tahapan seperti berkoordinasi dengan Forkopimda dan Forkopimka sudah kami lakukan untuk segera mensosialisasikan ke BPD dan segera membentuk panitia, tapi untuk anggaran masih tetap,” kata mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep itu.

Ramli memastikan pagu anggaran tersebut tidak akan cukup, selain membutuhkan belanja penanggulangan Covid-19, apalagi pelaksanaannya berbasis tempat pemungutan suara (TPS) yang otomatis kebutuhan dana harus ditambah. Karena kebutuhan honor panitia.

Sehingga untuk kelancaran pelaksanaan pilkades. Pihaknya menginstruksikan untuk menggunakan biaya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Sebab sejauh ini pihaknya masih belum melakukan pengajuan tambahan.

“Kami tekankan menggunakan APBDes untuk tambahan-tambahan, Rp10 miliar itu untuk kebutuhan logistik saja, untuk lain-lain seperti gaji dan peralatan Covid-19 masih kurang,” imbuhnya.

Apalagi teknis pelaksanaan dengan sistem tempat pemungutan suara (TPS) di setiap dusun atau disamakan dengan pelaksanaan pilkada, dengan tujuan tidak menimbulkan kerumunan. (ara/mam)

Rencana Pelaksanaan dan Kebutuhan Anggaran Pilkades Serentak

Anggaran sebesar Rp10 miliar dinilai tidak akan cukup untuk mengakomodir semua pelaksanaan pilkades.

86 desa akan menggelar pilkades serentak.

-DPMD Menginstruksikan untuk menggunakan tambahan biaya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

-Teknis pelaksanaan dengan sistem tempat pemungutan suara (TPS) di setiap dusun.

Komentar

News Feed