DPMD Sumenep: Didominasi Kategori Desa Berkembang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) STAGNAN: Tahun ini DPMD mencatat masih ada satu desa yang masuk kategori mandiri.

KABARMADURA.ID | SUMENEP – Jumlah status desa mandiri di Sumenep masih jauh dari harapan. Terbukti, berdasarkan catatan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dari 330 desa hanya satu desa yang masuk kategori mandiri.

Kepala DPMD Sumenep M Ramli mengakui, untuk saat ini masih hanya satu desa yang statusnya mandiri, yakni Desa Lobuk. Sementara rata-rata di Kota Keris ini hanya didominasi oleh desa berkembang.

Bacaan Lainnya

Untuk meningkatkan status desa lebih mandiri dalam pengelolaanya. Pihaknya menargetkan tahun 2022 ada lima desa yang masuk kategori desa mandiri.

“Kalau tahun ini sudah mentok hanya satu desa saja, sementara tahun depan ada lima desa, karena mencapainya tidak mudah,” katanya.

Ramli menjelaskan, selain Desa Lobuk, ada satu lagi yang berpotensi menjadi desa mandiri, yakni adalah Desa Pakandangan Sangra di Kecamatan Bluto. Desa tersebut dengan model inovasi produksinya memaksimalkan fungsi daun kelor dengan beragam bentuk dan kemasan.

“Tentunya kami akan bantu promosi dan bukan hanya berfungsi sebagai pengenalan saja, tetapi agar menjadi inspirasi bagi desa-desa yang lain, khususnya di Sumenep, karena pada dasarnya sangat banyak potensi-potensi desa yang belum tergali,” imbuhnya.

Dia memaparkan data, sejak tahun 2019 desa mandiri belum ada, desa maju 19, desa berkembang 211, desa tertinggal 100, desa sangat tertinggal tidak ada.

Sementara pada tahun 2020, desa mandiri tetap tidak ada, desa maju 48, desa berkembang 282, desa tertinggal tidak ada, desa sangat tertinggal juga tidak ada.

Sementara baru pada tahun 2021 desa mandiri tercatat masih ada 1, desa maju 54, desa berkembang 275, desa tertinggal tidak ada, desa sangat tertinggal juga tidak ada.

Kategori Desa Tahun 2021

• Desa mandiri 1 desa.

• Desa maju 54.

• Desa berkembang 275.

• Desa tertinggal tidak ada.

• Desa sangat tertinggal tidak ada.

Kategori Desa Tahun 2020

• Desa mandiri tidak ada.

• Desa maju 48.

• Desa berkembang 282.

• Desa tertinggal tidak ada.

• Desa sangat tertinggal tidak ada.

Reporter: Moh. Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *