DPMD Sumenep Diminta Serius Kawal Pengembangan BUMDes

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) TERBATAS: Perhatian terhadap BUMDes belum optimal, sejauh ini hanya satu BUMDes dapat bantuan dari Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Perhatian Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dinilai belum maksimal. Bahkan dalam memperjuangkan pengembangan usaha milik desa itu masih setengah hati. Terbukti, dari sekian bantuan yang turun ke desa, dinas tersebut belum sepenuhnya terlibat.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat DPMD Sumenep Tabrani menjelaskan, sejauh ini pihaknya hanya mampu memfasilitasi hingga ke level provinsi saja. Untuk desa yang mendapatkan bantuan dari Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional itu, murni usaha dari desa sendiri.

Bacaan Lainnya

“Ya ada satu BUMDes yang mendapat bantuan dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional. Tetapi melalui jaringan Uniba Madura, mereka yang fasilitasi bukan kami,” katanya, Senin (29/11/2021).

Dia melanjutkan, sejauh ini pihaknya masih belum melakukan peninjauan terhadap bantuan mesin penggiling beras yang diberikan kepada BUMDes Amer Jaya Desa Aengmerah. Informasinya bantuannya sekitar Rp90 juta.

Diakui Tabrani, adanya bantuan itu berdasarkan penelitian, namun pihaknya tidak terlibat. Karena bantuan itu melalui jaringan di luar Pemkab Sumenep ke Kementerian.

“Karena jaringan Uniba termasuk pengawasannya juga dari mereka, kami masih menjadwalkan untuk melihat adanya bantuan yang sesuai potensi di sana yakni produksi beras,” imbuhnya.

Dalam jangka panjang, Tabrani melanjutkan, guna mendapatkan lagi pihaknya akan tetap berkoordinasi, sehingga tidak hanya satu BUMDes yang mendapatkan bantuan, sehingga akhirnya sesuai target pengadaan BUMDes yaitu terpenuhinya kebutuhan masyarakat desa setempat, selanjutnya baru peningkatan pendapatan asli desa (PADes).

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *