DPMD Sumenep: Pagu ADD Naik Rp15 M

(FOTO: KM/MOH RAZIN) BELUM FINAL: Pendanaan desa yang bersumber dari pusat menjelang tahun anggaran masih belum diketahui jumlahnya.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Pagu anggaran dana desa (ADD) di Kabupaten Sumenep tahun 2022 dipastikan mengalami kenaikan. Berdasarkan catatan pada tahun 2021 anggarannya Rp119 miliar, sementara pada tahun 2022 mengalami kenaikan sekitar 15 miliar, sehingga totalnya 134 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep M Ramli mengatakan, pencairan dana ADD maupun dana desa (DD) mengacu pada tahun-tahun sebelumnya. Sementara pada tahun sebelumnya ada perubahan petunjuk teknis (juknis) dalam pelaporannya, yakni secara online.

”Untuk tahapan pencairan desa masih belum ditentukan pelaporannya, apakah di-upload secara online atau kembali secara manual seperti tahun-tahun sebelumnya. Sehingga hal itu menjadi kendala juga terhadap kelancaran dana yang akan masuk ke desa,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Ramli, sementara dari 334 desa dan kelurahan bervariasi pembagian pagu anggaran DD dan ADD. Tergantung dengan jumlah penduduk dan luas wilayah, tetapi rata-rata untuk wilayah yang cukup luas bisa sampai Rp2 miliar.

“Sejauh ini masih belum final ya kalau DD, belum ada ketetapan. Kalau ADD kan kabupaten yang menetapkan,” kata Ramli.

Sementara untuk pembelanjaan ADD, lanjut Ramli, sudah ditetapkan, yakni untuk penghasilan tetap (siltap) berupa gaji perangkat dan yang lainnya. Untuk anggarannya sekitar Rp134 miliar untuk tahun 2022.

Sekadar diketahui tahun 2021 pagu anggaran DD  Rp337 miliar, sementara tahun 2022 belum final. Sedangkan ADD Rp119.431.876.200, untuk tahun 2022 Rp134 miliar.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.