DPMD Sumenep: PAW Tiga Desa Ditunda

  • Bagikan
(FOTO: KM/IST) DIVAKSIN: Sebelum dinyatakan ditunda personel KPPS sudah mulai divaksin.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tidak hanya berimbas pada tahapan pemilihan kepala desa (pilkdes) serentak. Namun juga ketiban dampaknya rencana pelaksanaan pergantian antar waktu (PAW) terhadap tiga desa tertunda.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sumenep Moh Ramli menyampaikan, setelah secara resmi menunda pelaksanaan pilkades, PPKM juga berimbas pada rencana pelaksanaan PAW.

Sementara yang sudah tercatat melakukan PAW ada tiga desa, yakni Desa Prenduan Kecamatan Pragaan, Desa Gunung Kembar Kecamatan Manding, dan Desa Kapedi Kecamatan Bluto.

Menurutnya, panitia pelaksanaan PAW telah terbentuk untuk Desa Prenduan. Sementara untuk kedua desa yang lain masih belum ada proses. Tentunya, semua tahapan sementara harus ditunda terlebih dahulu setelah diberkakunya PPKM Darurat Covid-19.

”Kemarin dua desa. Sekarang ditambah Desa Kapedi Kecamatan Bluto yang kepala desanya belum lama meninggal. Di sana perlu juga PAW karena sisa jabatannya masih lebih dari setahun,” jelas dia.

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep itu melanjutkan, penundaan tahapan untuk PAW sesuai dengan edaran Kementerian Dalam Negeri yang baru saja diterima. Amanatnya, bupati agar menunda pelaksanaan pilkades, baik untuk pilkades serentak maupun dengan pelaksanaan PAW.

Penundaan itu dilakukan mengingat pelaksanaan PAW dianggap berpotensi menimbulkan kerumunan. Seperti pengambilan nomor urut, ujian tulis, kampanye, pemungutan suara, termasuk pelantikan.

Terkait waktu, ia menegaskan belum ada keputusan, pihaknya menunggu kebijakan lebih lanjut pasca PPKM Darurat. Namun yang pasti jika penundaan itu tidak membatalkan proses tahapan yang sudah selesai.

”Sementara yang bisa dilanjutkan, seperti panitia yang tetap menjaga keamanan logistik. Kalau bisa semua pihak baik panitia, BPD, para calon bisa saling bertanggung jawab menjaga logistik,” jelasnya. (ara/mam)

Baca juga  Aparat Desa di Sumenep Dilatih Cepat Tanggapi Pengaduan Masyarakat
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan