DPMD Sumenep Tunggu Validasi Data KPM

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) BELUM CAIR: Salah satu desa yang masih belum mencairkan BLT desa. Sampai saat ini sebagian desa masih terkendala teknis pencairan soal data KPM.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Kabupaten Sumenep sebagian desa sudah mencairkan. Bantuan dengan besaran Rp300 ribu per bulan itu, sampai saat ini sebagian desa masih terkendala teknis pencairan. Hal itu mengenai proses validasi data keluarga penerima manfaat (KPM) masih belum bisa terakses.

Kepala Bidang (Kabid) Pemerintah Desa (Pemdes), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Supardi menyampaikan, secara detail pihaknya tidak mengetahui terkait jumlah KPM. Diakuinya sampai saat ini belum menerima jumlah KPM yang menerima bansos BLT DD.

Bacaan Lainnya

“Kami hanya tahu jika ada tembusan dari BPKAD selaku yang memproses jalannya pencairan bantuan dari DD itu,” katanya, Senin (22/3/2021).

Meski saat ini sudah ada beberapa desa yang sudah melakukan pencairan BLT desa, salah satunya di Kecamatan Kalianget, Pragaan, dan beberapa kecamatan lainnya. Pihaknya mengakui untuk teknis proses penganggaran yang kurang dipahami adalah untuk penanggulangan Covid-19. Artinya kerangka belanja untuk bahan-bahan yang dibutuhkan aparatur desa masih kebingungan.

“Selain dana khusus BLT DD, 8 persen dari DD itu masih untuk penanggulangan Covid-19. Makanya untuk saat ini kami fokus terlebih dahulu ke pencairannya,” imbuh Pardi.

Menurut dia, tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. KPM BLT desa yang mengetahui detailnya adalah Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep.

Sementara itu Kepala BPKAD Sumenep Rudi Yulianto melalui Kepala Bidang Anggaran Ferdiansyah menjelaskan, untuk jumlah penerima pihaknya juga tidak mencakup data KPM.

“Tidak bisa diakses juga kalau jumlah penerimanya,” papar dia. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *