DPMD Sumenep Wacana Hidupkan UMKM Pedesaan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) DIMAKSIMALKAN: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep bakal memaksimalkan fungsi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pedesaan.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Sebagai alternatif atau solusi peningkatan perekonomian di pedesaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep mewacanakan memaksimalkan fungsi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat DPMD Sumenep Tabrani menjelaskan, agar ada perkembangan yang melesat di bidang perekonomian desa, badan usaha milik desa (BUMDes) diharuskan memiliki UMKM.

Bacaan Lainnya

“Salah satunya kami progreskan UMKM untuk diberdayakan, karena kami rasa selama ini terkesan tidak terakomodir, tidak ada data jumlah yang begitu signifikan, misalnya satu desa ada UMKM unggulan,” kata Tabrani.

Dalam hasil evaluasi, BUMDes juga harus mempunyai binaan atau kerjasama mulai dalam proses produksi hingga pemasaran, bahkan juga diberikan ruang atau pelatihan bersama. Artinya menjadi nilai jual harus di-branding bersama-sama.

Lebih lanjut, Tabrani menyebutkan, pengetahuan mengenai pengemasan produk yang minim pada UMKM turut mempengaruhi tingkat penjualan. Hal ini dikarenakan produk yang dihasilkan terlihat kurang menarik dan terkesan monoton. Dan itu yang menjadi persoalan selama ini.

“Para pelaku UMKM ini masih kurang akan kesadaran tentang pentingnya manajemen dan branding sebagai parameter kemajuan dan keberhasilan usaha, dan BUMDes harus berdiri bersama UMKM,” ujarnya.

Hal itu juga bertujuan, lanjut Tabrani, perekonomian melalui potensi desa dapat dilestarikan dan dapat membantu menghidupkan BUMDes yang diketahui bersama masih banyak yang tidak sepenuhnya aktif.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *