DPMPTSP Bangkalan Biarkan Tambak Ilegal Beroperasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) ILEGAL: Keberadaan tambak udang vaname di lingkungan Pantai Tlangoh Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan tidak mengantongi izin beroperasi.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN , TANJUNG BUMI– Tambak udang vaname di lingkungan Pantai Tlangoh diduga kuat tidak memiliki izin. Hanya saja, instansi pemerintahan yang bergerak di bidang perizinan belum menindak usaha tersebut meski sudah jelas ilegal. Bahkan, pembuangan limbah tambak langsung ke lingkungan Pantai Tlangoh. Sehingga, kerap kali menimbulkan bau dan membuat risih pengunjung pantai.

“Limbah sangat bau, terutama jika mendekat ke sisi timur,” keluh salah satu pengunjung Pantai Tlangoh M Idris, Senin (28/6/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya,  usaha yang biasanya memiliki izin resmi dari pemerintah daerah tidak akan sembarangan membuang limbah di area yang ramai dikunjungi pengunjung. Sebab, biasanya diatur dan diawasi pengolahan lingkungannya. ”Saya menduga, ini usaha ilegal. Jadi, pengelolaannya belum benar tidak ada saluran pembuangannya,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Penanaman Modal, dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Bangkalan Eryadi Santoso menyampaikan, tambak yang berada di Kecamatan Tanjung Bumi memang belum ada yang berizin. “Setahu saya memang belum ada, karena yang ada itu kalau tidak salah hanya di Arosbaya, Klampis dan Sepulu,” responnya.

Lelaki yang akrab disapa Erik itu mengaku, tidak bisa melakukan penindakan. Sebab, masih mencoba menghubungi pemiliknya dan akan meminta perlahan untuk mengurus izin usaha. “Kami akan telusuri dulu, akan segera kami minta untuk mengurusnya,” terangnya.

Kabid Pengelolaan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan Moh Hasbullah menyampaikan, bahwa izin pengusaha tambak di lingkungan Kecamatan Tanjung Bumi hanya ada di dua desa. Yakni, di Desa Banyusangkah, dan Bumi Anyar. ”Berdasarkan data yang kami miliki, di sekitar kecamatan tersebut memang hanya ada di dua desa, selain itu tidak ada,” jelasnya.

Menurutnya, izin pengusaha tentu harus dilengkapi dengan izin resmi. Sebab, izin usaha seperti tambak udang, memang harus ada izin analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). ”Kalau izinnya bukan kami yang mengeluarkan, tapi kalau tidak ada rekomendasi amdal dari kami, izin itu tidak bisa dikeluarkan,” tukasnya. (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *