DPO Sabu di Sampang Tewas Setelah Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) PENANGKAPAN: Salah satu warga Desa Pancor Kecamatan Ketapang Sampang, inisial S meninggal pasca diringkus oleh jajaran Satnarkoba Polres Sampang.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Salah satu warga berinisial S,  asal Desa Pancor Kecamatan Ketapang Sampang diringkus aparat kepolisian setempat. Penangkapan tersebut dilakukan, lantaran S diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu. Mirisnya, pria berusia 50 tahun ini meninggal berselang satu jam dari penangkapan di rumahnya, Kamis (2/12/2021).

Informasi yang dihimpun Kabar Madura, meninggalnya S secara mendadak. Padahal saat penangkapan, S dalam kondisi sehat. Atas kejadian tersebut, pihak keluarga tidak menerima. “Ketika ditangkap bapak saya sehat, tapi berselang satu jam saya mendapat kabar sudah meninggal dunia,” ujar Suryati salah satu anak dari S.

Pihaknya menduga, meninggalnya ayah kandungnya  akibat dari penangkapan. Dengan demikian, dia berharap mendapat keadilan dari adanya kasus tersebut. Awal mulanya, sekitar pukul 12.30 wib ada dua orang anak kecil yang menanyakan keberadaan S. Sehingga S keluar dan menemui kedua anak tersebut. Berselang beberapa menit, S masuk rumah dan mandi.

“Tapi berselang beberapa waktu kemudian ada polisi mendatangi rumah saya dan melakukan penangkapan kepada bapak saya. Selanjutnya bapak saya dibawa oleh polisi, secara mendadak juga mendapat kabar bahwa sudah meninggal,” jelasnya.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Sampang AKP Andre Setya Putra saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Inisial S ditangkap lantaran masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus narkoba. Disinggung mengenai penyebab kematian S, perwira dengan pangkat tiga balok di pundaknya ini menegaskan, meninggal lantaran sesak nafas.

“Iya mas dia meninggal. Karena sesak nafas. Setelah kami bawa ke Puskesmas Ketapang S ini sudah tidak bernyawa, sehingga kami langsung menghubungi pihak keluarga,” responnya.

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *