DPPKAD Sumenep: Rencana Pemangkasan DAU dan DBH Dibatalkan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) DICUKUPKAN: Andalkan BTT, earmarking anggaran sebesar 4 persen dari DAU dan DBH tidak diberlakukan

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Dana cadangan dalam kode kas biaya tidak terduga (BTT) di kabupaten Sumenep dianggap mencukupi kebutuhan untuk penanganan Covid-19, termasuk kebutuhan vaksinasi. Sehingga, di Kota Keris tidak melakukan pemangkasan pada dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH).

Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Rudi Yuyianto melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Anggaran Ach. Gazali Putra mengatakan, hasil pembahasan earmarking anggaran sebesar 4 persen dari DAU dan DBH tidak diberlakukan. Sebab, sudah dicukupi. “Tidak usah melakukan pemangkasan, termasuk pemangkasan dari program OPD tidak diberlakukan,” katanya, Minggu (7/2/2021.

Diketahui, dari awal  sudah menganggarkan dari dana BTT senilai Rp40.825.011.534 miliar. Rinciannya, untuk Covid-19 senilai Rp35 M dan untuk bencana alam senilai Rp5,8 M. “Karena dana tersebut mencukupi, cukup dengan BTT tanpa harus merubah lagi,” paparnya.

Dukungan pendanaan program vaksinasi Covid-19, juga sudah dianggap cukup senilai Rp15 miliar. Dengan demikian anggaran tidak diubah lagi, meski kebutuhan Covid-19, khususnya vaksin sangat mendesak.

Gazali menjelaskan, kegunaan BTT, dalam rangka pengamanan dalam rangka Covid-19 itu sendiri. Anggaran BTT akan terus dilakukan, dan tidak semua langsung masuk ke OPD. Tetapi, akan diberikan sesuai kebutuhan.

“Jika akhir tahun ada sisa anggaran, akan masuk ke kasda,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Sumenep Nurus Salam berharap, agar penggunaan dana BTT wajib dipergunakan sebagaimana mestinya, meski anggaran dialokasikan pada bencana non alam dan bencana alam, tidak lantas serta merta digunakan tanpa ada laporan yang jelas. “Jadi, perlu laporan yang jelas mengenai pendanaan tersebut,” pintanya. (imd/mam)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *