DPRD Kabupaten Sumenep Geram, SPAM tidak Difungsikan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) MANGKRAK: Proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep tidak difungsikan. 

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Mangkraknya pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM), melalui pipanisasi bawah laut di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep mulai menjadi sorotan para wakil rakyat. Indikasinya, meski pembangunannya selesai sejak lama, program tersebut belum difungsikan. Hal ini diungkapkan, Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmad Zainur Rakhman, Rabu (2/12/2020).

Menurutnya, belum difungsikannya ketersediaan SPAM patut dipertanyakan. Sebab, program tersebut cukup memakan anggaran besar. Dengan demikian, harus ada geliat dari pemerintah agar ada fungsi SPAM bisa segera dimanfaatkan. “Anggaran tersebut dari badan pengembangan wilayah Suramadu i BPWS serta diawasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD),” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dia berharap, dengan dibubarkannya BPWS, tidak mempengaruhi terhadap fungsi SPAM. Menurutnya, anggaran sebesar Rp4 miliar lebih, mubazir jika tidak difungsikan. Sebab, ketersediaan program itu menjadi harapan masyarakat. Utamanya, sebagai salah satu solusi untuk menanggulangi kekurangan air di Gili Iyang.

“Termasuk untuk kepentingan masyarakat sebagai penunjang wisata di Gili iyang. Proyek tersebut terbangun sejak tahun 2017 dari anggaran BPWS dan pada tahun berikutnya, terus ditambah anggaran sehingga mencapai hampir Rp5 miliar. Intinya, kami mewanti-wanti untuk dimaksimalkan. Karena, selain kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten  Sumenep, Supandi mengaku, dari awal tidak pernah diikutsertakan terkait proyek SPAM di Gili Iyang. “Pada saat ke Gili Iyang ternyata kami masih membutuhkan pipa sepanjang 2 kilo setengah. Dari pipa SPAM itu, tidak terkoneksi, makanya kami ajukan ke BPWS, sampai sekarang masih belum ada tindak lanjut,” pungkasnya. (imd/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *