DPRD Pamekasan Tawarkan Perda Khusus Pariwisata

  • Whatsapp
PERDA PARIWISATA: Pengembangan dan promosi pariwisata dinilai tanpa arah yang jelas, termasuk tidak ada yang mengaturnya.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Geliat promosi pariwasata oleh Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pamekasan akhir-akhir ini sudah mulai tampak, namun sampai saat ini belum dipanyungo peraturan daerah (perda) yang mengatur khusus untuk pariwasata. Hal itu dinilai berpengaruh terhadap menajemen dalam pengelolaan pariwisata yang dinilai kurang jelas.

Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Moh. Sahur  menyampaikan, manajemen pengelolaan distinasi wisata garapan pemkab belum jelas hasilnya. Komisi D berencana mengevaluasi hal itu. Tujuannya untuk mengetahui potensi-potensi wisata dan perkembangannya. Jika dibutuhkan, inisiatif pembuatan perda tersebut akan dimunculkan dari DPRD.

“Ketika kita mengembangkan pariwisata, apa yang kita dapatkan, berapa keuntungannya terhdap PAD, kita harus melakukan kroscek dan tela’ah, jangan hanya mengembangkan tapi tidak terawat baik, seperti menejemen dari Pantai Jumiang kan tidak jelas,” paparnya.

Selain itu, juga akan memantau pengembangan wisata baru, guna memastikan adakah manfaat yang seginifikan terhadap pendapatan anggaran daerah (PAD), termasuk sistem pemanfaatan dan menejemennya.

Soal pembuatan perda khusus pariwisata, juga dinilai sangat penting untuk melindungi kearifan local serta memberi batasan-batasan terhadap wisatawan yang berkunjung ke Pamekasan.

“Kami anggap itu penting untuk kemudian memberikan batasan-batasan dan tidak menghilangkan budaya kita, karena di perda itu nantinya tidak hanya mengatur persolan tarifnya, persolan retribusinya dan semacamnya, tetapi budaya lokal yang ada  itu, jangan sampai punah karena adanya wisatawan yang akan masuk ke Pamekasan,” pungkasnya. (km47/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *