DPRD Ragukan Kualitas U-Ditch Proyek Pelebaran Jalan Radius Tikung Rp1,4 Miliar


DPRD Ragukan Kualitas U-Ditch Proyek Pelebaran Jalan Radius Tikung Rp1,4 Miliar
(KM/ALI WAFA) PROYEK: Para pekerja sedang melaksanakan pembangunan pelebaran radius tikung di Jalan Rajawali Sampang.

KABARMADURA.ID | SAMPANG Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang sedang melaksanakan kegiatan pelebaran jalan di simpang empat Jalan Rajawali. Program itu, dikenal dengan sebutan  pelebaran radius tikung. Semula dianggarkan Rp1,5 miliar. Namun, nilai kontrak tercapai di harga Rp1,4 miliar lebih.

Tikungan di simpang empat dinilai terlalu tajam dan membahayakan. Sehingga dilakukan pelebaran. Beberapa bangunan di sekitar lokasi proyek terpaksa harus dibongkar. Dalam pengerjaannya, proyek tersebut menggunakan konstruksi ready mix atau rabat beton.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang Abdus Salam mengaku, sudah meninjau pembangunan tersebut. Namun, hasil tinjauannya tidak menghasilkan temuan yang berarti. Hanya, kontraktor diminta menunjukkan dokumen lisensi Standar Nasional Indonesia (SNI).

“U-Ditch sudah terpasang. Dan menurut keterangan kontraktor, U-Ditch sudah SNI. Tapi belum menunjukkan datanya bahwa itu SNI,” ujarnya kepada Kabar Madura, Selasa (20/9/2022).

Sementara itu, Kontraktor CV. Batara Tirta Selecta Abdul Wasik menuturkan, proyek dikerjakan oleh 26 pekerja. Rinciannya, 12 pekerja mengerjakan betonisasi merupakan warga Surabaya. Sementara 14 pekerja lainnya merupakan pekerja lokal yang mengerjakan pagar dan saluran.

Dia mengklaim, proyek tersebut telah mencapai 60 persen. Sebab, penimbunan menggunakan agregat dinilai telah memenuhi 20 persen. Sementara pembuatan saluran dan pemasangan U-Ditch tuntas. Saat ini, sedang dilakukan proses betonisasi. Beton disebut telah melalui uji lab.

“Sebelum dibeli pabrikan sudah menunjukkan bahwa telah memiliki SNI. Sehingga kami tidak ragu lagi untuk membeli ke pabrik yang sudah ternama,” tegasnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Totok Iswanto