DPRD Sampang Akui Pembahasan RAPBD Bakal Molor

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOK) Ketua DPRD Sampang

KABARMADURA.ID, Sampang – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2021 dipastikan lebih lambat. Pasalnya, hingga saat ini evaluasi Gubernur Jawa Timur tentang APBD Perubahan tahun 2020 belum turun.

Padahal, DPRD Sampang sudah lama mengirimkan draf Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk dievaluasi. Akibatnya, Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang belum bisa melakukan tahapan lanjutan.

Bacaan Lainnya

Ketua DPRD Kabupaten Sampang Fadol mengaku lambannya evaluasi dari gubernur lebih dari prediksi. Buktinya hingga saat ini pihaknya belum menerima hasil evaluasi gubernur yang disetujui DPRD Jawa Timur.

“Sampai sekarang evaluasi gubernur belum turun. Dari jadwal pengajuan yang kami lakukan semestinya sudah selesai,” ungkapnya.

Faidol menerangkan, jika keterlambatan itu berdampak pada tahapan selanjutnya. Jika evaluasi lambat turunnya, banggar tidak bisa melanjutkan tahapan berikutnya. Secara otomatis akan berdampak pada lambatnya pengesahan APBD 2021.

“Kami disini sudah menunggu cukup lama. Selama ini kami belum melakukan kegiatan internal. Karena pembahasan RAPBD ini sangat penting. Dan kita tidak bisa memulainya selama hasil evaluasi belum turun,” ucapnya.

Faidol mengakui jika DPRD tidak tinggal diam sambil menunggu hasil evaluasi turun. Namun pihaknya sudah melakukan upaya komunikasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Itu dilakukan sebagai bentuk komitmen wakil rakyat agar tahapan selesai sesuai waktu yang ditentukan.

“Kami tidak tinggal diam. Kami sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Biro Hukum dan Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Pihaknya berharap dalam waktu dekat evaluasi gubernur sudah turun. Sehingga tahapan berikutnya digelar. Sementara waktu pembahasan sudah terjadwal sesuai ketentuan. (km54/mam)

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *