DPRD Sampang Janji Dalami Kisruh PT Garam

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) BIDIK: Sejumlah wakil rakyat akan mendalami keluhan sejumlah pekerja di PT. Garam

KABARMADURA.ID | SAMPANG, CAMPLONG-Wakil Rakyat di Sampang akan mendalami kasus kekecewaan sejumlah pekerja di PT Garam. Terbaru, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang berencana akan membahas secara khusus soal keluhan pekerja selama ini. 

Sebab, kekecewaan pekerja perusahaan garam itu sudah masuk di meja wakil rakyat. Sehingga dalam waktu dekat, DPRD Sampang berjanji akan mengadakan pembahasan khusus soal dugaan upah pekerja yang terabaikan, khususnya pekerja di Gudang Produksi Garam yang terletak di Desa Sejati, Sampang. 

Bacaan Lainnya

“Kami sudah sempat membahas di internal komisi. Tapi, saat ini kami masih membahas APBD. Setelah ini kami memang sepakat akan fokus persoalan itu,” kata Anggota Komisi II DPRD Sampang, Agus Khusnul Yaqin, Selasa (16/11/2021). 

Ia menegaskan, pihaknya akan mempelajari pokok persoalan yang dihadapi oleh pekerja, termasuk memahami tentang regulasi buruh kerja. Sebab, ia mengaku tidak mengetahui secara detail status para buruh di PT Garam. 

Persoalan upah pekerja, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait, agar nasib pekerja di PT Garam segera menemukan tidak temu. “Kita akan pelajari regulasinya. Seperti apa sebenarnya status pekerja. Selanjutnya bagaimana hak pekerja dan kewajiban PT Garam, ” jelasnya. 

Di samping itu, pihaknya butuh informasi utuh langsung dari pekerja. Sehingga sumber penyebab kekecewaan pekerja terhadap perusahaan tempatnya bekerja itu jelas. 

Berdasarkan data yang dihimpun Kabar Madura, warga setempat yang bekerja akan segera diikat kontrak, apabila waktu kerja mencapai enam bulan. Namun ditengarai PT Garam tidak menepati janjinya. Bahkan sampai saat ini tidak ada tindak lanjut apapun dari perjanjian tersebut. Pekerja dibayar secara harian dengan nominal tidak wajar. 

Sementara Direktur PT Garam, Achmad Ardianto saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan terkait permasalah itu. Pihaknya menyebutkan belum bisa menanggapi kekecewaan para pekerja. “Konfirmasi tertulis saja mas. Bisa dipertanyakan melalui whatsapp. Saya masih ada meeting sampai malam,” tuturnya. 

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Sule Sulaiman

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *