DPRD Sebut Tindakan Arogan Polsek Larangan Lukai Hati Guru Paud se-Pamekasan

News25 views

KM.ID | PAMEKASAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan juga angkat bicara. Terkait aksi pembubaran Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Guru Paud se-Pamekasan oleh Polsek Larangan, Senin (5/9/2022).

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Mohammad Sahur menilai, pembubaran kegiatan guru Paud tersebut tidak humanis dan telah mencederai citra Pamekasan sebagai Kota Pendidikan.

“Saya kira, tindakan pembubaran kegiatan pelatihan guru Paud itu sangat tidak etis, Kapolsek Larangan terkesan arogan dan menunjukkan sikap yang tidak etis kepada para pendidik dan kepada publik,” katanya, Selasa (6/9/2022).

Baca Juga:  Legislator Sumenep Curigai Masifnya Penerbitan Izin Toko Modern

Politisi PPP itu mengatakan, pembubaran yang dilakukan dengan cara arogan itu akan melekat di kepala para guru Paud dan publik mencatat hal itu.

“Tindakan tersebut telah mencederai semangat dan hati para pendidik Paud yang ikut berjuang memajukan daerah,” sebutnya. “Tidak sepantasnya mereka diperlakukan seperti itu,” pungkasnya.

Reporter: M. Arif

Redaktur: Ongky Arista UA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *