DPRD Sumenep Desak Pencairan Dana BOK Puskesmas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) PERCEPAT: Realiasi bantuan operasional kesehatan di Dinkes Sumenep sampai saat ini belum ada kejelasan.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Realisasi bantuan operasional kesehatan (BOK) belum ada kejelasan. Padahal, bantuan sebesar Rp10 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu seharusnya sudah bisa digunakan oleh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Moh. Nur Insan mengatakan, anggaran BOK sampai saat ini masih belum terealisasi. Alasannya, menunggu laporan dari puskesmas.

Bacaan Lainnya

“Laporan dari puskesmas masih belum ada,” katanya, Senin (06/09/2021).

Ditegaskannya, anggaran BOK bisa dicairkan dengan catatan puskesmas harus lebih dulu mengajukan berbagai alat kesehatan atau jenis kebutuhan lain ke dinasnya. Setelah itu Dinkes Sumenep mengajukan kebutuhannya kepada Dinkes Jatim kemudian pada pemerintah pusat.

“Saya masih belum tahu kapan realisasi BOK itu terwujud,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk pencairan dana BOK itu langsung masuk ke rekening puskesmas. Dinkes sendiri hanya mengurus laporan dari puskesmas, bila sudah masuk maka  akan diperiksa apakah laporan tersebut sudah benar.

“Kami masih menunggu juga mas,” ucap dia.

Diketahui objek realisasi dana tersebut nantinya akan difokuskan pada kebutuhan misalnya, BOK UKM sekunder, upaya kesehatan masyarakat sekunder, serta BOK kabupaten, penurunan stunting, pemilihan perubahan perilaku, operasional keluarga berencana dan jenis kebutuhan lainnya yang tentunya berkenaan dengan kebutuhan kesehatan.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin sebelumnya sudah menegaskan, sangat kecewa atas keterlambatan pencairan anggaran BOK. Seharusnya anggaran Rp10 miliar itu sudah bisa dinikmati oleh puskesmas.

“Jangan hanya beralasan. Tetapi butuh bukti, sekarang sudah hampir tutup tahun,” tandasnya. (imd/mam)

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *