DPRD Sumenep Deteksi 80 Persen ASN RSUD Abuya Rajin Bolos

  • Whatsapp
(FOTO: KM/Agus Mulyono for KM) BOSAN KERJA: Hanya sekitar 15 sampai 20 ASN di RSUD Abuya, Kangean, Sumenep yang terkontrol aktif melakukan tugas untuk pelayanan kesehatan.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Sekitar 70 aparatur sipil negara (ASN) ditugaskan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya, Kangean, Sumenep. Namun, faktanya hanya sekitar 15 sampai 20 ASN yang terkontrol aktif melakukan tugas untuk pelayanan kesehatan. Hal itu terungkap dari hasil inspeksi Komisi I DPRD Sumenep di rumah sakit tersebut.

Hal itu membuat geram Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumenep Mohammad Hanafi. Menurut dia, di tengah banyak masyarakat mencari kerja, justru ASN yang digaji negara tidak serius dalam bertugas.

Bacaan Lainnya

“Ini kenyataan ya, dari 70 itu tidak sampai separuh yang aktif. Kami kroscek sendiri ke sana. Dari sekian ribu CPNS yang berjuang untuk lulus, eh malah yang jadi sudah bosan bekerja,” kata politisi Partai Demokrat itu, Minggu (26/9/2021).

Hanafi mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tegas memberikan sanksi sesuai regulasi. Bahkan dia ingin sanksinya berupa pemecatan. Karena berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belum lama ini disahkan.

PP tersebut secara otomatis merevisi peraturan sebelumnya, yakni PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Di regulasi terbaru ini, salah satunya mengatur hukuman disiplin jika PNS melanggar. PNS yang kedapatan tidak masuk kerja selama 10 hari berturut-turut, mendapatkan sanksi dipecat dengan hormat.

“Lakukan saja pemecatan, agar mereka tidak main-main dengan amanahnya. Sebab yang menjadi pertaruhan elektabilitas kerja Pemkab Sumenep,” imbuh dia.

Menanggapi kenyataan itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Agus Mulyono mengakui bahwa meski ada absensi, namun sulit dikontrol. Sebab, untuk laporan kerja ASN yang ditugaskan di Kecamatan Arjasa itu tak benar-benar diperhatikan.

Gak ada laporan bulanan, hanya diminta ketika dibutuhkan saja. Saya nanti kroscek ke penanggungjawab di sana, terkait laporan ASN bolos itu,” kata Agus.

Tapi dia berjanji, para ASN di RSUD Abuya Kangean itu bakal dikontrol dengan apel. Namun sejauh ini belum ada sanksi yang disiapkan. Karena, selama ini, pihaknya mengklaim pelayanan sudah maksimal.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *