DPRD Sumenep: Kawal Ketat Penggunaan Anggaran Vaksinator Rp2,2 M

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) BEKERJA: Saat vaksinator turun ke kampus-kampus sebagai upaya percepatan vaksinasi.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Capaian target vaksinasi di Sumenep masih terbilang rendah. Tercatat pada laporan terakhir capaian vaksinasi masih 21 persen. Kondisi itu membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bakal menggelar sistem layanan dor to door dengan memaksimalkan 600 lebih tenaga vaksinator.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Agus Mulyono menerangkan, anggaran untuk vaksinator bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Untuk tahun tahun ini anggarannya Rp2,2 miliar.

Bacaan Lainnya

“Itu untuk mengapresiasi para vaksinator, apalagi bakal dilayani ke masing-masing rumah masyarakat, maka jumlah vaksinator kita lebih 600 orang yang ditugaskan se-Kabupaten Sumenep,” kata Agus, sapaan akrabnya. Senin (20/9/2021).

Kendati tenaga vaksinator sudah dianggarkan. Namun anggaran tersebut masih belum sepenuhnya dicairkan. Penggunaan anggaran disesuaikan dengan capaian vaksinasi yang hingga hari ini baru 21 persen, masih terbilang cukup rendah.

Agus menjelaskan, sebagai upaya percepatan vaksinasi, pihaknya akan bekerja sama dengan sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa dan elemen yang lainnya.

“Sekarang dana atau anggaran itu sudah cair, tetapi tidak semua, masih sekitar 50 persenan, itu dari APBD murni tahun ini,” imbuh dia.

Dia berharap anggaran yang cukup besar itu dapat membantu percepatan proses vaksinasi. Sesuai target 1000 orang per hari bisa terlaksana dengan maksimal.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sumenep M Syukri mengatakan, insentif untuk vaksinator hendaknya dipercepat pencairannya. Selain itu, agar tidak terjadi penyelewengan anggaran, maka penggunaan anggaran vaksinator perlu pengawasan khusus.

“Prioritas tenaga medis memang harus diutamakan, terlebih vaksinator yang bakal terjun langsung ke rumah masyarakat, terlebih yang bertugas di kepulauan,” tukasnya.

 Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *