oleh

DPRD Sumenep Komisi I Mengaku Tidak Tahu Raperda Migas

Kabarmadura.id/SUMENEP-Sejak digulirkan pada tahun 2015, rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pertumbuhan ekonomi di sektor hulu migas sampai saat ini masih belum ditindaklanjuti. Sebelumnya, raperda tersebut ditangani oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep. Namun, satu setengah tahun yang lalu telah dialihkan ke komisi I.

Ketua Komisi I DPRD Sumenep Abd Hamid Ali Munir menegaskan, pihaknya masih belum mengetahui hal tersebut. Saat ini masih membahas tentang peraturan daerah tentang pemerintah desa.

“Saya tidak tahu itu. Saya sekarang lagi membahas tentang pemerintah desa,” ungkapnya saat dihubungi oleh Kabar Madura, Minggu (24/3).

Saat ditegaskan Kabar Madura raperda itu sudah dialihkan ke komisi I, pihaknya menjawab sampai saat ini belum ada bahasan tentang raperda tersebut.

”Ya belum dibahas berarti. Saya belum membaca,” jelasnya.

Tidak jauh berbeda dengan yang diungkapkan oleh salah satu anggota Komisi I DPRD Sumenep R Djoni Tunaidy. Pihaknya mengaku tidak tahu tentang raperda tersebut. Mungkin saja, tambahnya, masih belum diturunkan ke anggota oleh ketua komisi.

“Saya sampai hari ini, raperda migas itu belum  tahu. Mungkin masih ada di pimpinan atau bagaimana. Belum ada penyampaian dari pimpinan komisi untuk membahas raperda migas. Ini apakah masih ada di komisi II, kalau memang dialihkan, mengapa sampai hari ini saya belum tahu. Belum ada informasi dari pimpinan kepada anggota,” jelas politisi Partai Demokrat.

Setelah dikonfirmasi kembali ke Ketua Komisi II Nurus Salam, pihaknya mengungkapkan raperda itu sedang berada di sekretariat. Sebab, bidang energi dan sumber daya mineral ada di sekretariat.

“Kalau komisi II yang komentar salah. Soalnya sudah lebih dari satu tahun setengah bergeser dari komisi II ke komisi I. Bisa saja kemudian di properda  itu tidak diajukan ke komisi I karena komisi I mendahulukan yang lain,” tegasnya. (mad/nam)

Komentar

News Feed