DPRD Sumenep Mulai Reses, Berharap Seluruh Aspirasi Masyarakat Masuk Agenda Eksekutif

  • Whatsapp
(FOTO: Abdul Hamid Ali Munir for KM) DIGENJOT: Pelaksanaan reses anggota DPRD Sumenep mulai digelar, awal Desember 2021, hasilnya ditargetkan siap disampaikan ke Pemkab Sumenep.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep telah mulai melaksanakan  kegiatan reses. Kewajiban setiap legislator tersebut untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya (dapil) masing-masing.

Reses Masa Sidang I Tahun 2021, berdasarkan jadwal Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sumenep berlangsung selama 8 hari, yakni mulai Jum’at (19/11/2021) sampai dengan Jumat (26/11/2021).

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, hasil serap aspirasi masyarakat ini akan dituangkan dalam pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Sumenep.

Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengatakan, reses merupakan kegiatan untuk memperoleh masukan serta untuk menyerap dan menjaring aspirasi masyarakat atau konstituen di masing-masing dapil.

Selanjutnya, hasil penjaringan aspirasi itu diteruskan kepada pihak eksekutif, dalam hal ini Pemkab Sumenep untuk ditindaklanjuti sebagai bahan penyusunan program.

“Kami yakin sesuai jadwal bamus, reses akan selesai pada 26 November 2021,” katanya, Senin (22/11/2021).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, pada Selasa (30/11/2021), akan dilakukan laporan fraksi-fraksi tentang hasil reses. Selanjutnya, pada Rabu (1/12/2021), akan dilakukan rapat paripurna mengenai hasil reses tersebut.

Pada pelaksanaan reses, aspirasi masyarakat bermacam-macam. Salah satunya, mengenai keluhan kelangkaan pupuk yang saat ini perlu diatasi. Menurut dia, pada rapat paripurna akan dipaparkan. Sebab, hal tersebut sangat penting bagi para petani.

Harapannya, reses dapat memberikan solusi terhadap masyarakat. Sebab, reses tersebut juga berkaitan dengan program-program pembangunan, ekonomi dan sektor pendidikan. Kemudian diwujudkan dalam program di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep tahun anggaran 2022.

“Semua fraksi-fraksi diharapkan serius dalam melakukan reses,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumenep Faisal Muhlis mengatakan, pelaksanaan reses akan diparipurnakan bersama Pemkab Sumenep. Dengan begitu, keluhan masyarakat bisa langsung tersampaikan dan menjadi bahan evaluasi.

Harapannya, kegiatan dapat dilaksanakan semaksimal mungkin. Dari awal hingga akhir pelaksanaan aman terkendali.

“Semua aspirasi-aspirasi masyarakat Sumenep semoga diijabahkan menjadi program kegiatan masa depan,” ucap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *