DPRD Sumenep Perjuangkan Masalah Hama Tikus di Masalembu Teratasi

News97 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Hingga saat ini, hama tikus yang terjadi di Masalembu masih menjadi persoalan bagi masyarakat Masalembu. Kondisi sangat berdampak pada kekurangan pangan. Namun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep terus berupaya agar masalah itu segera teratasi.

Anggota Komisi II DPRD Semenep Juhari mengaku akan terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat, seperti yang dialami masyarakat Masalembu saat ini.

“Ini akan menjadi pembahasan serius ditatanan DPRD utamanya di Komsi II,” katanya, Senin (20/3/2023).

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, tindakan selanjutnya akan dilakukan musyawarah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep serta masyarakat Masalembu.

“Jadi nantinya bisa ketemu antara masyarakat Masalembu, dinas terkait serta DPRD untuk membahas dan menyelesaikan persoalan itu,” bebernya.

Menurutnya, lambatnya penyelesaian masalah itu karena masih banyak agenda di DPRD Sumenep. Harapannya, hama tikus segera teratasi dan kekurangan pangan akibat tidak bisa menanam makanan pokok seperti jagung, singkong, padi, serta makanan lainnya dapat teratasi semua.

Baca Juga:  Sasaran Pelatihan UMKM Olahan Hasil Laut di Sumenep Terbatas

Baginya, hama tikus yang terjadi di Masalembu agak sedikit aneh. Keanehannya, karena di wilayah daratan tidak separah itu. Namun dia memastikan hal itu menjadi pembahasan intens agar cepat teratasi.

“Peran pemkab juga sangat dibutuhkan, misalnya memberikan bantuan pencegah hama tikus dan lainnya,” imbuh Juhari.

Sementara itu, Mohammad Albar, warga Masalemb, menyatakan bahwa hingga saat ini keluhan masyarakat setempat belum kunjung ada solusi. Harapannya, segera teratasi dengan bantuan dari Pemkab Sumenep.

“Kami ingin ada solusi agar masyarakat Masalembu tidak kekurangan pangan saat ada cuaca buruk karena tidak bisa melaut,” ucap Albar.

Baca Juga:  Perjalanan Ketua Kopri Sampang, Wasilah, Ingin Melenggang ke Parlemen sejak Jadi Aktivis

Dikatakan, selama ini masyarakat hanya mengandalkan melaut atau menangkap ikan. Selain itu tidak ada usaha lain, banyak warga setempat bekerja ke luar daerah.

“Jadi, bantuan dari pemerintah sangat diharapkan,” ucap ketua kelompok tani di Masalembu itu.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Rina Suryandari mengatakan,  saat ini belum dapat membantu secara sepenuhnya karena belum memiliki data secara pasti.

“Kami di sini menunggu data tentang berapa luasan yang diserang hama tikus di Masalembu, setelah itu akan ditindaklanjuti,” singkat Rina.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *