oleh

DPRD Sumenep Rampungkan Tiga Raperda BUMD

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Setelah ditandatangani Bupati Abuya Bustlro Karim pada Selasa (17/11/20),  tiga rancangan peraturan daerah (raperda) yang belakangan ini dibahas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, bisa segera diberlakukan.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumenep M. Syukri mengatakan, dengan terbentuknya tiga raperda itu menjadi perda, diharapkan mampu mengelola serta sesai prosedur yang ada.

Tiga raperda yang siap menjadi perda itu, semuanta tentang badan usaha milik daerah (BUMD) Sumene, antara lain, tentang perusahaan daerah PT Sumekar Line, PT WUS (Wirausaha Sumenep) dan raperda tentang Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Sumenep.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir berharap, dengan disetujuinya raperda melalui penandatangan naskah persetujuan antara Pemkab dengan DPRD Sumenep, dalam implementasinya ke depan dapat membantu perekonomian Sumenep.

“Semoga pengesahan 3 raperda ini dapat membantu perekonomian Sumenep,” ujarnya, Kamis (19/11/2020).

Ketiga raperda tersebut juga sudah melalui tahapan fasilitasi gubernur Jawa Timur. Bahkan sudah ditindaklanjuti sesuai dengan hasil fasilitasi tersebut. Selanjutnya, nomor registrasi ketiga raperda ini ini akan diajukan je gubernur Jawa Timur.

Tahapan tersebut, sesuai pasal 90 ayat 4 Permendagri Nomor 120 Tahun 2018. Kemudian berdasarkan ketentuan pasal 101 ayat 3 Permendagri Nomor 120 Tahun 2018.

Abdul Hamid Ali Munir menambahkan, bahwa secara peraturan perundang-undangan, pembentukan raperda merupakan tugas dan kewenangan secara konstitusional. Sebagai bentuk implementasi kemitraan antara ekskutif atau pemkab dengan legislatif atau DPRD Sumenep.

“Semoga Rraperda segera mungkin bisa dilaksanakan dengan baik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Sumenep KH Busyro Karim dalam sambutannya usai menandatangani ketiga raperda itu menyampaikan, tahapan ketiga raperda itu sudah sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 120 Tahun 2018 atas perubahan Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembuatan Produk Hukum Daerah.

“Alhamdulillah tiga raperda ubu sudah disepakati melalui penandatanganan naskah dan disaksikan bersama dalam sidang paripurna yang terhormat ini,” pungkas bupati yang dalam waktu dekat ini akan mengakhiri masa jabatannya itu. (imd/waw)

 

 

 

Komentar

News Feed