oleh

DPRD Sumenep Rancang Perda Perlindungan Nelayan

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, gagas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Nelayan. Rancangan tersebut diharapkan mampu melindungi dan memberikan perlindungan hukum terhadap nelayan.

Anggota Komisi I DPRD Sumenep Irwan Hayat mengatakan, draf untuk Raperda tersebut sudah selesai dibuat. Pihaknya saat sedang mengkonsultasikan ke beberapa pihak ahli.

“Salah salah satunya pada ahli hukum, agar nanti ketika jadi klaster-klaster dalam Raperda ini tidak berbenturan dengan aturan-aturan daerah yang hari ini sudah ada,” ungkapnya.

Hayat menambahkan bahwa Raperda Perlindungan Nelayan memuat dua point utama. Pertama, tentang perlindungan nelayan. Jadi ketika sudah menjadi perda ini bisa melindungi para nelayan.

“Misalkan di Perda ini, kami ingin ada sangsi bagi sejumlah pengusaha, yang industrinya menyebabkan laut tercemar. Hal ini tentu saja sebagai sikap proteksi untuk para nelayan. Karena kalau laut nanti tercemar jelas akan mengurangi hasil tangkapan ikan para nelayan,” ucapnya.

Kedua, kata Hayat, tentang pemberdayaan para nelayan. Jadi, dalam paparannya, para nelayan bisa lebih sejahtera. Seperti pengadaan fasilitas-fasilitas yang berguna bagi nelayan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil Dinas Perikanan Sumenep, M. Ibnu H menyambut hangat atas Raperda Perlindungan Nelayan. Ia berharap nanti jika Raperda tersebut sudah disahkan, pihaknya bisa membuat program-program pemberdayaan bagi para nelayan kecil.

Diakuinya, anggaran untuk pemberdayaan nelayan setiap tahunnya terbilang sedikit. Yakni hanya berkisar Rp300 juta.

“Semoga saja ketika sudah ada Perda Perlindungan Nelayan mampu memberikan dampak yang positif bagi nelayan,” tukasnya. (km62/mam)

 

Komentar

News Feed