DPRD Sumenep Tekan Eksekutif Segera Serahkan Draf PAK


DPRD Sumenep Tekan Eksekutif Segera Serahkan Draf PAK
(KM/IMAM MAHDI) KOMPAK: DPRD Sumenep mulai melakukan rapat tentang perubahan jadwal pembahasan PAK. 

KM.ID | SUMENEP -- Draf rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Sumenep 2022 belum dibahas. Lambatnya pembahasan perubahan anggaran kegiatan (PAK) itu karena sampai saat ini belum ada penyerahan draf dari eksekutif.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep M. Syukri mengatakan, untuk pembahasan PAK dijadwalkan pada 10 September mendatang. Keputusan tersebut berdasarkan hasil musyawarah dengan badan musyawarah (bamus).

"Pada sebelumnya sudah dijadwal pada awal Agustus hingga akhir Agustus selesai. Namun draf hingga saat ini belum masuk. Saat ini ada perubahan jadwal, pada akhir September sudah selesai dibahas," katanya, Kamis (1/9/2022).

Syukri mengatakan, jika perubahan jadwal itu juga tidak diindahkan oleh eksekutif. Maka otomatis pembahasan PAK akan molor. Tentu hal tersebut berakibat capaian kerja di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

 "Harapan kami draf PAK segera disetor, kalau tidak akan menghambat pada kegiatan lainnya, termasuk pembahasan APBD murni 2023 juga molor,” ingatnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir. Pembahasan PAK dijadwalkan ulang. Pihaknya mengingatkan agar eksekutif segera merampungkan dan menyerahkan draf P-APBD.

"Kita masih banyak agenda di tahun 2022 ini, kalau PAK tidak selesai maka semuanya akan molor," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep Yayak Nurwahyudi berjanji, sebelum 10 September draf PAK sudah masuk ke legislatif. Diakuinya, keterlambatan penyetoran draf dikarenakan terdapat evaluasi dari sejumlah OPD.

"Masih menunggu, saat ini draf yang akan disetor masih dibahas," pungkasnya. 

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam