DPRD Sumenep Tekankan Diskan Fokus Capaian Target Produksi Garam

(FOTO: KM/IMAM MAHDI) TIDAK PASTI: Produksi garam rakyat tahun 2022 masih belum diketahui. Legislatif tekankan Diskan Sumenep untuk lebih pro aktif.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Target produksi garam rakyat tahun 2022 masih belum ditentukan. Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep masih menunggu kepastian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kepala Diskan Sumenep Agustiono Sulasno mengatakan, pihaknya masih belum dapat menargetkan produksi garam rakyat tahun 2022. Sebab, untuk target sudah ranah KKP. Pihaknya hanya sebatas sosialisasi dan memberikan pendampingan.

“Selain ada ketentuan dari pemerintah pusat kami juga akan lakukan sosialisasi dulu, ya niat kita target akan melampaui dari tahun kemarin,” katanya, Selasa (25/01/2022).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Agus, sapaan akrabnya, capaian target pasti ditentukan oleh cuaca. Jika cuacanya bagus. Maka produksi tahun 2022 akan membaik atau sebaliknya. Sebab, masalah paling dominan tergantung cuaca.

“Cuaca buruk akan menjadi masalah yang paling dominan dalam hal banyak tidaknya produksi garam,” ujarnya.

Target produksi garam tahun 2022 diharapkan melebihi dari tahun sebelumnya. Bahkan, capaiannya pun diharapkan lebih banyak dari tahun sebelumnya.

“Jika sudah ada informasi dari pusat. Maka kami akan infokan banyaknya target produksi garam tahun 2022 ini,” jelasnya.

Dijelaskannya, target produksi garam rakyat tahun 2021 sebanyak 192.947 ton, sementara realisasinya  94.334 ton. Ada kekurangan 98.613 ton dari target tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya Diskan Sumenep Sri Harjani mengatakan, akan terus berusaha  agar tahun ini produksi garam meningkat. Terkait harga yang selalu menjadi keluhan, pihaknya masih mencarikan solusi agar harga sesuai harapan petambak garam. Untuk harga garam saat ini kisaran Rp250 rupiah hingga Rp400 rupiah per kilo.

”Mengenai harga menjadi masalah nasional. Ini tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari menegaskan, agar Diskan Sumenep bergerak cepat. Minimanya capaian produksi garam tahun 2021 menjadi evaluasi bersama. Termasuk harga yang sampai saat ini masih dianggap kurang memihak petambak garam.

“Semoga tahun ini produksi garam dapat meningkat dari tahun sebelumnya,” tuturnya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.