oleh

DPRKP dan CK Sumenep Bekali TFL Teknik Sanitasi untuk Ciptakan Lingkungan Sehat

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Pelatihan tenaga fasilitator lapangan (TFL) dibidang sanitasi, sukses digelarDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP dan CK) Sumenep.

Kegiatan yang berlangsung di Kedai HK Sumenep tersebut, didanai dari anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Sumenep 2021. Programnya adalah pembangunantangki septik individual dan tempat pengolahan sampah reduce-reuse-recycle (TPS3R).

Narasumber dalam pelatihan itu didatangkan dari Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Provinsi Jawa Timurbidang sanitasi.

Kepala Bidang (Kabid) DPRKP dan CK Sumenep Benny Irawan mengatakan, kegiatan pelatihan itu merupakan bagian dari program DAKbidang sanitasi yang berbasis masyarakat danmenjadi prioritas dimasa wabah Covid-19.

“Salah satu faktor kunci keberhasilan program DAK bidang sanitasi adalah adanya peran masyarakat,” katanya, Selasa (16/03/2021).

Pelatihan tersebut diikuti 28 peserta, terdiri dari 16 orang TFL pemberdayaan dan teknik di kegiatan pembangunan jamban tangki septik individual dan 12 orang TFL pemberdayaan dan teknik di kegiatan pembangunanTPS3R.

Materi yang diberikan antara lain tentang arah kebijakan dan kriteria teknis DAK bidang sanitasi 2021, tahapan kegiatan masyarakat, pemilihan titik lokasi dengan SELOTIP, pemetaan sanitasi tingkat kelurahan/desa, proses membangun KSM program DAK bidang sanitasi, penyusunan RKM, perencanaan IPAL, pengadaan barang/jasa DAK sanitasi, manajemen konstruksi serta operasi dan pemeliharaan.

“Kami yakin dengan adanya kegitan ini, akan menambah wawasan dibidang sanitasi,” ucapnya.

Para TFL itulah yang akan mendampingi masyarakat dalam penyusunan perencanaan, melaksanakan pembangunan dan merancang rencana operasional dan pemeliharaan dari infrastruktur yang telah terbangun.

Terdapat 11 desa yang menjadi sasaran khusus program pembagunan TPS3R, kemudian  13 desa untuk program pembangunan jamban tangki septik individual tematik stunting dan 11 desa untuk sasaran program tematik penanggulangan kemiskinan.

Sanitasi, kata Benny,  merupakan usaha untuk membina dan menciptakan suatu keadaan yang baik di bidang kesehatan, terutama kesehatan masyarakat. Tujuannya,untuk menjamin kebersihan lingkungan manusia, sehingga terwujud kondisi yang sesuai dengan persyaratan kesehatan serta untuk mengembalikan, memperbaiki dan mempertahankan kesehatan manusia.

Program sanitasi yang dimaksud,yakni pembangunan MCK untuk musala dan masjid dan beberapa madrasah atau pondok pesantren.

“Harapan kami, semoga di desa dapat menikmati program. Dengan demikian, buang air besar sembarangan dan lainnya dapat berkurang,” pungkasnya. (imd/waw)

SASARAN PROGRAM SANITASI DPRKP DAN CK SUMENEP

  1. Program Pembagunan TPS3R

Desa Aeng Panas Kecamatan Pragaan, Lebbeng Barat Kecamatan Pasongsongan, Kebundadap Timur Kecamatan Saronggi, Gedang-Gedang Kecamatan Batu Putih, Ketawang Larangan Kecamatan Ganding, Sogian Kecamatan Ambunten, Bringin Kecamatan Dasuk, Kasengan Kecamatan Manding, Kaduara Timur Kecamatan Pragaan, Slopeng Kecamatan Dasuk, Manding Daya Kecamatan Manding, Desa Lanjuk Kecamatan Manding.

  1. Pembangunan Jamban Tangki Septik Individual Tematik Stunting

Desa Aeng Panas Kecamatan Pragaan,Lebbeng Barat Kecamatan Pasongsongan, Kebundadap Timur Kecamatan Saronggi, Gedang-Gedang Kecamatan Batu Putih, Ketawang Larangan Kecamatan Ganding, Sogian Kecamatan Ambunten, Bringin Kecamatan Dasuk, Lenteng Barat Kecamatan Lenteng, Kasengan Kecamatan Manding, Kaduara Timur Kecamatan Pragaan, Slopeng Kecamatan Dasuk, Manding Daya Kecamatan Manding, Giring Kecamatan Manding.

  1. Program Tematik Penanggulangan Kemiskinan

Desa Talang Kecamatan Saronggi, Essang Kecamatan Talango, Rombiya Timur Kecamatan Ganding, Soddara Kecamatan Pasongsongan, Tambak Agung Tengah Kecamatan Ambunten, Rubaru Kecamatan Rubaru, Rombasan Kecamatan Pragaan, Larangan Perreng Kecamatan Pragaan, Pragaan Laok Kecamatan Pragaan, Prenduan Kecamatan Pragaan, dan Desa Bukabu Kecamatan Ambunten.

 

Komentar

News Feed